TIDORE – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan, mendukung langkah cepat Wali Kota Tidore Kepulauan, dalam upaya memperbaiki rusaknya sejumlah talud dan sejumlah drainase di Tidore.

Terutama di Wilayah Kelurahan Gurabati dan Kelurahan Tomalou Kecamatan Tidore Selatan. Kerusakan bangunan tersebut, dikarenakan hujan deras yang mengguyur Kota Tidore pada tanggal 21 – 22 Juni 2025 lalu.
Akibat curah hujan yang tinggi, membuat saluran air di depan SPN Polda Malut, meluap ke rumah warga sehingga akses jalan menuju ke SPN terpaksa ditutup sementara waktu.
“Kami telah menyepakati untuk mengambil langkah cepat, sebab masalah ini sangat krusial sehingga tidak terulang kembali di waktu yang sama.” ujar Ketua DPRD Tidore, Ade Kama.
Ia mengaku, perbaikan tembok penahan drainase di kelurahan Gurabati dan Tomolou, akan segera dilakukan perbaikan tahun ini, dan tidak membutuhkan usulan dari masyarakat.
Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tidore, A. Muis Husain saat dikonfirmasi, menyampaikan bahwa tembok penahan drainase yang longsor itu, akan ditangani.
“Untuk saat ini, lokasi longsor di RW 04 kelurahan Gurabati masih dibenahi. Sedangkan di Tomalou, juga dilakukan pembenahan namun dengan swadaya masyarakat karena mereka punya alat eksafator tersendiri,” ucapnya.
Lebih lanjut, Muis bilang, Tak hanya tembok penahan drainase yang roboh, tembok penahan ombak yang berada di TPI kelurahan Rum juga ikutan jebol, akibat abrasi air laut sehingga dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) akan menangani.
“Kalau cara penanganannya, akan dibenahi talud-talud yang roboh kemarin, kemudian dilanjutkan membuat sisi struktur teknisnya harus berbeda seperti sebelumnya, sehingga terlihat lebih kuat untuk menampung aliran air ketika luapan dari embung,” tambahnya.
Selain itu, pembuatan talud ini, direncanakan menggunakan anggaran Dana Tak Terduga (DTT) untuk ditangani.
“Biasanya, jika dihitung cara penanganannya di dua kelurahan itu, membutuhkan anggaran yang berkisar 2 Miliyar. Dan saat ini, dalam proses penghitungan,” pungkasnya. (Ute)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

