TERNATE – Upaya pencarian terhadap dua korban kapal motor Cahaya Timur 02 yang terbalik di perairan Pulau Doi, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara terus dilakukan oleh Tim Rescue Pos SAR Tobelo bersama potensi SAR lainnya.
Di hari ke empat operasi SAR Tim melakukan pencarian mulai pukul 07.00 WIT dengan membagi Sru menjadi 2 bagian. Sru 1 RIB Pos SAR Tobelo melaksanakan pencarian hingga 100 Nm dari lokasi terbaliknya kapal.
Sedangkan Sru 2, Km. Mitra sejati melakukan pencarian dari perairan pulau Doi hingga ke perairan Morotai dengan luas area pencarian 100 Nm di bantu masyrakat yang melakukan penyisiran di pesisir Pantai Pulau Dama. Meskipun begitu hingga pukul 17.30 WIT, tim belum menemukan korban.
Danpos Pos SAR Tobelo, M. Rizal menyampaikan, pencarian hari ke empat akhirnya dihentikan sementara dan akan kembali dilanjutkan pada hari ke lima besok, sabtu 12/07/25. “Kami berharap di hari ke lima besok pencarian bisa membuahkan hasil korban segera ditemukan, “Ucapnya.
Sementara, untuk area pencarian hari ke lima akan di perluas lagi titik awal duga hilangnya korban. Namun semua akan mempertimbangkan situasi dan kondisi cuaca di lapangan.
Mengingat untuk saat ini cuaca lagi kurang bersahabat, dimana ombak, arus dan angin yang kencang serta disertai hujan yang mengakibatkan jarak pandang tim pencari di lapangan terbatas.
“Unsur yang trlibat di antaranya, Pos SAR Tobelo, Pos TNI AL Tobelo, Pos Polairud Tobelo, pemilik kapal Cahaya Timur 02 dan Pemerintah Desa Dama,” pungkasnya.
Sekadar informasi, dua korban yang belum ditemukan adalah Wintoro (35) asal Kota Bitung jenis kelamin laki-laki, Taufik (23) asal Kota Bitung jenis kelamin laki-laki. Sementara 14 korban yang ditemukan diantaranya, Yan Junaidi, Yanto Puyo.
Kemudian, Koneng Tingkae, Efren Sasia, Damrin Uyat, Ridwan, Medelu Papea, Roldan Bawinto, Feki Mangadil, Riki Tatehu, M. Imam Supandi, Melbert Bonajos, Tata. Satu ABK lainnya belum diketahui identitasnya.(cr-02)

