Abrasi Ancam Perkebunan Warga Usbar Pantai Morotai

DARUBA – Abrasi pantai di Desa Usbar Pantai, Kecamatan Morotai Selatan Barat (Morselbar) terus memburuk, dan mengancam tanaman warga. 

Bahkan dalam lima tahun kedepan, diperkirakan akan mengancam pemakaman umum desa setempat. 

Menurut warga, hampir setiap tahun ada 4 sampai 5 pohon kelapa warga yang roboh ke laut akibat abrasi. 

Bahkan tiga hari yang lalu, sebuah pohon mangga milik warga tumbang karena akarnya sudah terkikis habis oleh air laut. 

“Dalam setahun longsor hampir 1 meter, ini kalau tidak segera dibangun talud, 5-6 tahun lagi longsornya sudah sampai pemakaman umum,” kata Rijal salah satu warga Desa Usbar Pantai saat ditemui, Minggu (21/9/2025).

Sebelumnya, kata dia, Pemerintah Daerah pernah membangun talud, tapi hanya sepanjang 170 meter. 

Namun, untuk bisa melindungi seluruh perkebunan warga yang ada di pesisir pantai, dan juga lokasi pemakaman umum, maka Pemerintah Daerah masih perlu membangun sekitar 200 meter lagi. 

“Kalau di sekitar kampung sudah aman karena sudah ada talud, tapi di lokasi pemakaman belum, jadi perlu di tambah lagi sekitar 200 meter itu baru bisa aman,” katanya. 

Menurutnya, dengan kebutuhan dana yang besar, pembangunan talud tidak bisa diusulkan kedalam APBDes. 

“Jadi harapannya bisa dibangun secepatnya, biar tanaman warga juga bisa aman,” pungkas Rijal. (fay)