TIDORE – Jelang akhir tahun 2025, Pemerintah Daerah Kota Tidore Kepulauan, bakal melakukan evaluasi besar-besaran di tubuh pejabat eselon II, III dan IV.
Evaluasi yang dilakukan kali ini, dikarenakan terdapat banyak pejabat yang dianggap kinerjanya kurang baik. Bahkan semangat untuk menjalankan roda pemerintahan, masih bertumpuk pada arahan pimpinan, tanpa melakukan inovasi dan terobosan baru untuk kepentingan masyarakat.
“Evaluasi terhadap sejumlah pimpinan OPD kini sedang diproses secara administrasi oleh BKPSDM, dan dijadwalkan selesai paling lambat tanggal 5 Desember,” ungkap Wali Kota Tidore, Muhammad Sinen, saat ditemui awak media di ruang rapat Wali Kota, Selasa, (2/12/25).
Wali Kota menyatakan, evaluasi dilakukan bukan karena suka atau tidak suka, melainkan murni berdasarkan kinerja, kedisiplinan, serta komitmen terhadap pakta integritas yang telah ditandatangani oleh Pimpinan OPD pada saat dilantik sebagai pejabat. Olehnya itu, ia tidak akan segan-segan untuk mengganti pejabat yang tidak mampu mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia mengingatkan, jika target PAD tidak bisa mencapai 100 persen, minimal 70-80 persen harus tercapai. Namun faktanya, PAD Kota Tidore sebagian besarnya masih dibawah target minimal yang ditentukan.
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

