Kepala BPKAD Abdurrahim Yau Purna Bakti, Dedikasih Pengabdian Akan Dikenang

Drs. Abdurrahim Yau memasuki masa Purna bhakti

“Kita berpisah dalam tugas, tetapi tidak berpisah dalam silaturahmi” Abdurrahim Yau.

HALTENG – Perjalanan panjang dan berdedikasi di dunia Aparatur Sipil Negara (ASN) akan segera mencapai akhirnya. Drs. Abdurrahim Yau telah mengabdi selama 34 tahun dalam berbagai posisi di lingkungan pemerintahan, yang kini memasuki masa purna bakti pada tanggal 1 April 2026.

Perjalanan panjang itu karirnya dimulai pada 1 Maret tahun 1992 ketika beliau diangkat sebagai Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Dedikasi selama tiga dekade lebih itu bukan kisah yang instan. Pasalnya Abdurrahim menempuhnya melalui masa honorer tanpa upah, dengan menyusuri jalan kaki sebagai pendamping desa di pelosok Kelurahan Topo, Tikep, hingga menduduki kursi pimpinan.

Setiap langkah adalah pelajaran tentang kesabaran dan ketulusan. Ia tumbuh dari bawah, ditempa oleh waktu, hingga matang dalam mengemban amanah. Bagi Abdurrahim tugas bukan sekadar kewajiban, melainkan ibadah yang sunyi. Loyalitas kepada atasan, keikhlasan dalam bekerja, serta keyakinan bahwa setiap perbuatan tak pernah luput dari penilaian Ilahi menjadi kompas dalam setiap keputusan. Ia mengingatkan, rezeki dan derajat bukan semata hasil hitungan manusia, tetapi buah dari niat yang lurus.

Di ruang kerja, ia memilih dekat bukan berjarak. Lebih sering duduk bersama staf daripada di balik meja jabatan, mendengar keluh kesah, bercanda, bahkan menegur dengan caranya sendiri. Baginya, kepemimpinan bukan sekadar instruksi, melainkan kebersamaan yang menumbuhkan rasa keluarga.

Kini, saat waktu memanggilnya pulang dari jabatan, yang tertinggal bukan hanya jabatan yang usai, melainkan jejak bimbingan yang mengakar. Suasana haru pecah di antara para staf yang tak sekadar melihatnya sebagai atasan, tetapi sebagai orang tua dan saudara.