Damkar Ternate Siagakan 6 Unit Armada dan Perkuat Respon Cepat

Naim Syafar
Naim Syafar

TERNATE – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Ternate terus meningkatkan kesiapsiagaan di tengah meningkatnya kebakaran yang melanda Kota Ternate dalam beberapa waktu terakhir. Hingga akhir April 2026, tercatat sebanyak 26 insiden kebakaran telah berhasil ditangani di wilayah Kota Ternate.

Plt. Dinas Pemadam Kebakaran Kota Ternate Naim Syafar menyatakan, saat ini pihaknya memaksimalkan penggunaan 6 unit armada pemadam kebakaran untuk melayani seluruh wilayah kota. Meski diakui jumlah personel dan sarana pendukung idealnya perlu ditambah, namun armada yang ada saat ini diklaim masih mampu mengendalikan setiap kejadian kebakaran yang terjadi.

​”Alhamdulillah, dengan enam unit yang ada, kita masih bisa mengendalikan setiap kebakaran di Ternate. Namun, tentu sarana pendukung harus terus ditingkatkan ke depannya,” katanya.

​Naim membeberkan, tantangan terbesar petugas saat memadamkan api, terutama di area padat penduduk. Dua kendala utama yang sering ditemui adalah: Sempitnya akses menuju lokasi kebakaran seringkali menghambat laju armada besar.

Kemudian, petugas seringkali kesulitan bergerak bebas karena banyaknya warga yang berkerumun di lokasi kejadian. Alih-alih membantu, banyak warga yang justru sibuk melakukan siaran langsung (live) di media sosial daripada memberikan ruang bagi petugas.

Menurutnya, berdasarkan data yang dihimpun, pemicu kebakaran dalam beberapa bulan terakhir didominasi oleh korsleting listrik. Kondisi ini diperparah oleh cuaca panas ekstrem yang meningkatkan risiko terjadinya kebakaran secara mendadak. Kasus terbaru yang ditangani adalah korsleting listrik yang terjadi di area BPK pada 28 April 2026.

Untuk mempercepat respon, Damkar Kota Ternate telah menyediakan layanan call center dan nomor WhatsApp khusus bagi warga. Masyarakat diimbau untuk segera melapor jika melihat titik api agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum api merambat luas.

“Kami minta kerja sama warga untuk segera melapor melalui nomor telepon atau WA yang tersedia, dan mohon beri ruang bagi petugas kami di lapangan agar proses pemadaman berjalan lancar,” tutupnya.*
Editor: Hasim Ilyas