TERNATE – Pemerintah Kota Ternate tengah mematangkan persiapan pemindahan makam almarhum mantan Wali Kota Ternate Burhan Abdurahman, dari lokasi pekuburan Macanda, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ke Pekuburan Islam di Ternate.
Pemindahan ini dijadwalkan pada Selasa (12/5/2026) pagi menggunakan maskapai Lion Air yang dijadwalkan tiba di Bandara Sultan Babullah Ternate pada pukul 10.15 WIT. Untuk mematangkan proses pemindahan ini, pada Jumat (8/5/2026) dilakukan rapat koordinasi yang dipimpin Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly bersama OPD teknis, perwakilan Bandara Sultan Babullah dan pihak keluarga serta tokoh agama termasuk IKT.
Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly mengatakan, keputusan ini diambil setelah adanya informasi dari pemerintah setempat di Makassar bahwa area pekuburan tersebut akan dialihfungsikan untuk kepentingan lain. Pihak keluarga almarhum di Ternate kemudian berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Ternate untuk memfasilitasi proses pemindahan ini.
Dalam rapat koordinasi yang digelar di ruang Sekda Kota Ternate, tim yang ditunjuk langsung oleh Wali Kota Ternate telah melakukan pembahasan teknis melibatkan berbagai pihak, di antaranya pihak Bandara Sultan Babullah Ternate.
Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis (Kebudayaan, BKPSDM, Kesbangpol, Bappelitbangda, dan BP2RD) perwakilan Imam Masjid Besar Tidore dan tim Barifola serta keluarga almarhum.
Rizal menyebut, bahwa tim akan berangkat ke Makassar pada Minggu akhir pekan ini, karena proses pembongkaran dan pemindahan makam dijadwalkan berlangsung pada hari Senin untuk diberagkatkan menuju Ternate pada Selasa pagi, setelah sebelumnya dilakukan koordinasi langsung dengan pengelola kubur di Macanda.
Pesawat yang ditumpangi nanti kata Sekda, menggunakan maskapai Lion Air yang berangkat dari Makasar pukul 07.30 WITA. Dan estimasi tba di Ternate pada pukul 10.15 WIT.
Menurut Rizal, setibanya di Ternate, jenazah akan langsung dibawa ke kediaman keluarga di Kelurahan Tanah Raja selama kurang lebih 2–3 jam. Kemudian, sebelum prosesi pemakaman, akan dilakukan upacara pelepasan secara resmi di Kantor Wali Kota Ternate setelah salat Zuhur.
“Pak Wali Kota akan menyampaikan penghormatan terakhir atas dedikasi almarhum selama ini. Dari pihak keluarga, direncanakan akan diwakili oleh Sultan Tidore,” ungkap, Rizal yang juga ketua tim.
Rizal mengungkapkan, penghormatan di kantor Wali Kota sendiri terbuka untuk umum, sehingga kerabat, rekan kerja, ASN, serta masyarakat yang ingin memberikan penghormatan terakhir dipersilakan hadir.
“Setelah prosesi pelepasan, jenazah akan dihantarkan ke tempat peristirahatan terakhir di pekuburan Islam Ternate pada Selasa siang. Sesuai laporan Camat bahwa lokasi makam baru telah disiapkan sesuai dengan permintaan keluarga, dan baru di gali pada Selasa pagi,” tandasnya.*
Editor: Hasim Ilyas

