SANANA – Seteleh mendapat laporan banjir, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turun ke lokasi banjir di Desa Waitina, Kecamatan Mangoli Timur dan Desa Mangoli, Kecamatan Mangoli Tengah, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul), Kamis (9/7).
BNPB didampingi Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kepsul, Hendra Irawan Umabaihi dan beberapa anggota TNI maupun dari Polri. “ Kan kami dapat laporan sejak 4 Juli 2020 kemarin, jadi kehadiran kami ini melakukan peninjauan lokasi banjir secara langsung,” kata Kepala Seksi Sumber Daya Darurat BNPB, David.
David mengatakan, lokasi banjir yang mereka turun ini, untuk melihat kekurangan yang ada di daerah serta memberikan masukan untuk pelaksanaan penanggulangan bencana yang masih diperlukan oleh daerah. “Jadi, setelah melihat lokasi banjir, tentu kami akan menyampaikan laporannya ke pimpinan untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.
Di desa yang terdampak banjir ini, lanjutnya, sudah ada penetapan status tanggap darurat dari kepala daerah dalam hal ini Bupati Hendrata Thes. Tentu penetapan itu untuk mendukung kegiatan penanggulangan bencana di sini. “ Bisa jadi akan ada kedatangan yang berikutnya, tetapi tergantung keputusan dari daerah,” ucap David.
Sementara Kalak BPBD Kepsul, Hendra Irawan Umabaihi menambahkan, dengan adanya BNPB yang turun di lokasi banjir ini, tentu pihaknya berharap ada sedikit bantuan yang diberikan oleh pusat untuk membantu desa yang sedang menghadapi banjir. “ Kedatangan mereka dari pusat ini adalah sesuatu yang luar biasa, karena mereka bisa lihat langsung apa saja yang sangat dibutuhkan untuk pencegahan bencana,” katanya.(nai)

