JAILOLO – Insiden tabrakan dua kapal penumpang di kolam Pelabuhan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat berakhir dengan kesepakatan damai. Kedua pihak kapal bersama pengelola pelabuhan sepakat menyelesaikan persoalan kerugian akibat insiden tersebut melalui musyawarah, Selasa (18/8/2026) kemarin.
Tabrakan melibatkan KM Permata Obi dan KM Queen Mary pada Senin (17/8/2026) sekitar pukul 08.30 WIT. Insiden terjadi saat KM Permata Obi melakukan manuver untuk bersandar di Pelabuhan Jailolo.
Berdasarkan laporan Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Jailolo, Rosihan Gamtjim, kepada Direktur Jenderal Perhubungan Laut dan Direktur Keselamatan Pelayaran, KM Permata Obi sebelumnya tiba dari Manado dan hendak melanjutkan perjalanan menuju Ternate.
Kapal berbobot 1.216 GT itu sedang melakukan manuver sandar di sisi kiri dermaga. Saat mendekati bibir dermaga, kapal diduga terdorong hembusan angin dan arus perairan yang cukup kuat.
Kondisi tersebut membuat laju kapal sulit dikendalikan secara sempurna. Bagian haluan KM Permata Obi kemudian menghantam buritan KM Queen Mary yang sedang bersandar.
