TERNATE — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ternate bekerja sama dengan Pertamina Fuel Terminal (AFT) Babullah menyelenggarakan Pelatihan Pertolongan Pertama Pada Saat Bencana. Kegiatan yang berlangsung selama satu hari penuh pada Senin (24/8/2026) ini didanai oleh Pertamina sebagai bentuk komitmen peningkatan kapasitas masyarakat dalam penanganan darurat.
Pelatihan ini diikuti sekitar 20 peserta yang terdiri dari anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (PRB) Kelurahan Tubo serta tim Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Ternate. Kolaborasi ini juga melibatkan Forum PRB Kota Ternate dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Ternate yang bertindak sebagai pemateri dan instruktur.
Rangkaian kegiatan mencakup penyampaian materi di kelas, simulasi, hingga praktik langsung teknik pertolongan pertama saat terjadi kondisi darurat bencana.
Plt. Kepala BPBD Kota Ternate Ferry Hamdany Wolley menegaskan, bencana dapat terjadi kapan saja tanpa bisa diprediksi. Dalam situasi darurat, menit-menit awal sangat menentukan keselamatan jiwa korban, mengurangi tingkat keparahan cedera, serta meredakan rasa sakit.
“Tenaga medis tidak bisa serta-merta langsung tiba di lokasi bencana karena kendala jarak dan hambatan lainnya. Oleh karena itu, relawan di tingkat lokal harus dibekali keterampilan dasar agar mampu memberikan pertolongan pertama secara terukur dan tidak serampangan,” ungkapnya.
Menurutnya, pelatihan ini menekankan pentingnya kaidah medis dan keselamatan relawan. Pertolongan pertama wajib dilakukan secara cermat dengan mengutamakan prinsip keamanan lokasi agar tidak menambah jumlah korban baru.
Para peserta diharapkan dapat mengembalikan dan menyebarluaskan ilmu yang didapat kepada keluarga, teman, serta masyarakat di lingkungan masing-masing. BPBD Kota Ternate berkomitmen untuk terus melanjutkan program edukasi dan pelatihan serupa melalui kerja sama dengan berbagai BUMN maupun pihak swasta lainnya secara berkesinambungan.
Terpiaah, Ketua Forum PRB Kota Ternate Muhammad Ridwan Lesi menjelaskan, keberadaan Forum PRB di tingkat kelurahan sangat vital untuk merespons kejadian darurat secara cepat sebelum tim medis profesional tiba di lokasi.
“Forum PRB Kelurahan Tubo ini sudah terbentuk sejak tahun 2004 atau 2005. Pembekalan hari ini bertujuan memperkuat kapasitas pemuda-pemuda di Kelurahan Tubo agar memiliki kemampuan melakukan penanganan awal terhadap korban yang mengalami luka atau cedera saat bencana,” ucap Ridwan.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini didukung oleh PT Pertamina yang beroperasi di wilayah Tubo/Bandara, serta bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Selain pemuda kelurahan, kegiatan ini juga melibatkan personel BPBD untuk menambah pengetahuan teknis lapangan.
“Materi pelatihan difokuskan pada pertolongan pertama, mulai dari teknik penilaian awal kondisi fisik korban (kepala, badan, hingga anggota gerak) guna menentukan penanganan medis yang tepat sesuai jenis cedera,” ungkapnya.
Ridwan menambahkan, pelatihan ini masih difokuskan untuk wilayah Tubo karena dukungan kemitraan lokal. Namun, pihak Forum PRB Kota Ternate terus membuka peluang kolaborasi dengan pemerintah maupun pihak swasta untuk memperluas program penguatan kapasitas relawan di kelurahan lainnya.*
Editor : Hasim Ilyas
