LABUHA – Setelah Desa Doro, Kecamatan Gane Barat dilanda banjir, kini giliran Desa Air Mangga, Kecamatan Obi Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel) diterjang banjir bandang.
Banjir bandang Yng dialami warga Doro dan Air Mangga ini akibat hujan deras melanda wilayah Kabupaten Halsel satu pekan terakhir. Rumah warga ikut terendam banjir. Banjir yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIT dini hari, Rabu (15/7) banjir bandang melanda desa karena hujan cukup deras. Barang-barang rumah tangga milik warga ikut dibawa banjir ke laut.
“Ketika warga dalam keadaan tidur tiba tiba banjir terjang, beruntung skalanya sedang karena tingginya kurang lebih semeter, namun sangat membuat warga kaget dan panik,” tutur KAUR Keuangan Desa Air Mangga, Jonias Dailangi. Jonias yang didampingi oleh kaur pemerintahan desa Air Mangga Alvis A Mihi mengatakan, banjir bandang mengakibatkan 242 rumah warga yang tergenang air tiga gereja, satu posyandu, sekolah SD dan balai desa, TK/PAUD.
“Saat ini yang dibutuhkan adalah selimut dan tikar karena sebagian warga harus membuat tenda karena membersihkan rumah yang terkena banjir,” kata dia.
Jonias juga menuturkan Desa Air Mangga ini sudah beberapa kali terjadi banjir ketika terjadi curah hujan deras dengan waktu yang lama, karena terjadi luapan air sungai desa Air Mangga yang mengalir ke desa dan masuk ke rumah warga. “Solusi untuk mengatasi banjir ketika terjadi hujan dan tidak lagi desa dilanda banjir adalah pembangunan bronjong di sungai Desa Air Mangga,” ujarnya
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Halsel Daud Jubedi mengaku, pihaknya telah mengantongi data dan laporan terkait banjir yang melanda Desa Air Mangga, dan segera ditindaklanjuti.
“Besok tim akan bergerak ke desa Air Mangga untuk mendistribusikan bantuan logistik terkait dengan pembangunan bronjong akan diturunkan tim untuk mengkaji dan menindaklanjutinya,” janji Daud. (nan)

