TERNATE — Pemerintah Kota Ternate bersama pihak terkait tengah fokus melakukan optimalisasi pengelolaan air minum. Langkah ini ditandai dengan dilaksanakannya audit kinerja oleh BPK Perwakilan Malut yang tidak hanya menyasar Perumda Air Minum (PAM) Ake Gaale, tetapi juga sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Kepala Inspektorat Kota Ternate M. Ali Gani Arief mengatakan, audit kinerja ini melibatkan beberapa instansi yang memiliki keterkaitan dengan kebijakan dan pengelolaan penyediaan air bersih di Kota Ternate, di antaranya Dinas Pekerjaan Umum (PU) serta Bappelitbangda.
Menurutnya, proses audit kinerja tersebut bertujuan untuk memotret kondisi pengelolaan air minum saat ini. Secara umum, audit kinerja menilai tiga aspek utama, yaitu efisiensi, ekonomis, dan efektivitas.
“Untuk tahap yang sedang berjalan saat ini, fokus pemeriksaan dititikberatkan pada aspek efektivitas pengelolaan air bersih,” katanya, pada Selasa (8/9/2026).
Dikatakannya, saat ini, tim audit sedang menjalankan tahap pemeriksaan pendahuluan yang dijadwalkan berlangsung selama 30 hari atau hingga akhir September.
“Tahap pendahuluan ini merupakan langkah awal untuk mengumpulkan data dasar sebelum melangkah ke tahap selanjutnya,” ungkapnya.
Lanjutnya, setelah pemeriksaan pendahuluan selesai, proses akan dilanjutkan dengan pemeriksaan terperinci. “Hasil akhir dari seluruh rangkaian pemeriksaan ini nantinya berupa rekomendasi resmi yang diharapkan dapat menjadi acuan dalam perbaikan dan optimalisasi pengelolaan air bersih di Kota Ternate ke depan,” tutupnya.*
Editor : Hasim Ilyas
