HALTENG – Pemuda dengan setelan olahraga dan sepatu sepak bola menjadi pemandangan sehari-hari di lapangan tiga desa, yakni Lelilef Waibulan, Lelilef Sawai, dan Gemaf, Halmahera Tengah, Maluku Utara.
Anak-anak hingga orang dewasa turut meramaikan lapangan. Ada yang melakukan pemanasan di sisi lapangan, berlari-lari kecil mengelilingi area permainan, hingga berlatih menendang bola mengikuti arahan pelatih. Sebagian lainnya terlihat berbincang santai sebelum memulai permainan.

Aktivitas tersebut semakin ramai dan rutin sejak ketiga desa memiliki lapangan sepak bola yang telah direvitalisasi oleh PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP). Kini, tampilan lapangan terlihat lebih tertata. Lapangan Cekel di Desa Lelilef Sawai, Lapangan Delek di Desa Lelilef Waibulan, serta Lapangan Seslewesini di Desa Gemaf telah menggunakan rumput sintetis dengan rata-rata ukuran lapangan sekitar 6.000 sampai 7.000 meter persegi. Fasilitasnya juga dilengkapi penerangan di empat sisi lapangan, tribun dengan kapasitas 500 orang, kamar ganti, dan WC serta sumber listrik sebanyak 19.200 watt.
Pemuda Lelilef Waibulan sekaligus Ketua Karang Taruna, Hasan Safruddin (26), bersyukur atas revitalisasi fasilitas olahraga yang dilakukan PT IWIP. Menurutnya, lapangan desanya kini menjadi salah satu fasilitas olahraga terbaik yang ada di Maluku Utara.
