TERNATE — Setelah berjalan selama tiga tahun, Program Ojek Makanan Mama (O’MAMA) kembali diperkuat untuk memasuki tahun keempatnya sebagai salah satu upaya mendukung pemenuhan gizi ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronik (KEK) di Kota Ternate.
Memasuki tahun keempat pelaksanaan, Dinas Kesehatan Kota Ternate terus mendorong penguatan kolaborasi agar makanan tambahan (PMT) bagi ibu hamil KEK dapat diterima oleh sasaran secara tepat, teratur, dan sesuai kebutuhan.
Penguatan tersebut dibahas dalam pertemuan O’MAMA yang digelar pada Selasa (22/9/2026), di Aula Dinas Kesehatan Kota Ternate. Pertemuan menjadi ruang koordinasi dan penyamaan persepsi untuk memastikan pelaksanaan program berjalan semakin baik pada tahun keempat.
Pertemuan dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, dr. Fhatiyah Suma, M.Kes, bersama perwakilan Dinas Koperasi Kota Ternate dan Ojek Andalan Kota Ternate yang menjadi mitra dalam mendukung distribusi makanan tambahan kepada ibu hamil sasaran.
O’MAMA hadir dengan pendekatan sederhana namun memiliki makna penting: mendekatkan makanan tambahan bergizi kepada ibu hamil yang membutuhkan.
Melalui keterlibatan Ojek Andalan Kota Ternate, distribusi makanan tambahan diupayakan dapat menjangkau sasaran dengan lebih dekat. Peran ojek dalam program ini bukan sekadar mengantarkan makanan, tetapi menjadi bagian dari kolaborasi bersama untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi sejak masa kehamilan.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate, dr. Fhatiyah Suma, M.Kes, menegaskan bahwa keberlanjutan O’MAMA membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak.
“O’MAMA bukan hanya tentang mengantarkan makanan, tetapi bagaimana kita memastikan intervensi gizi benar-benar sampai kepada ibu hamil yang membutuhkan. Karena program ini sudah berjalan dan memasuki tahun keempat, yang kita lakukan adalah terus memperkuat kolaborasi dan memastikan pelaksanaannya semakin tepat sasaran,” ujar dr. Fhatiyah Suma.»
Menurutnya, pemenuhan gizi ibu hamil bukan hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Dukungan lintas sektor dan partisipasi berbagai pihak menjadi bagian penting agar intervensi dapat berjalan secara optimal.
Dalam pelaksanaan tahun keempat, keterlibatan Dinas Koperasi Kota Ternate juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem program, terutama dalam mendorong keterlibatan masyarakat dan potensi pelaku usaha lokal dalam penyediaan makanan tambahan berbasis pangan yang sesuai dengan kebutuhan sasaran.
Kolaborasi tersebut diharapkan membuat O’MAMA tidak hanya berfokus pada aspek distribusi, tetapi juga membuka ruang keterlibatan lebih luas dari masyarakat dan pelaku usaha lokal.
Pelaksanaan program tetap diarahkan dengan prinsip tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, dan sesuai kebutuhan gizi, sehingga makanan tambahan yang diberikan benar-benar mendukung kebutuhan ibu hamil KEK.
Memasuki tahun keempat, O’MAMA diharapkan semakin kuat sebagai gerakan bersama yang mempertemukan pemerintah, tenaga kesehatan, masyarakat, sektor swasta, pelaku usaha lokal, dan mitra lainnya dalam mendukung kesehatan ibu dan bayi.
Keberlanjutan program ini sekaligus menunjukkan bahwa upaya memperbaiki status gizi ibu hamil membutuhkan konsistensi, kolaborasi, dan kepedulian bersama.
Dinas Kesehatan Kota Ternate berharap O’MAMA dapat terus berkembang dan memberikan manfaat nyata bagi ibu hamil KEK, sekaligus menjadi bagian dari upaya mempersiapkan generasi Kota Ternate yang lebih sehat dan berkualitas.*
