TERNATE – Komitmen untuk terus hadir lebih dekat dengan pelanggan dan pelaku usaha kuliner di berbagai daerah kembali diwujudkan oleh Pabrik tepung terigu Kompas (Interflour Indonesia) melalui Grand Baking Demo Tepung Terigu Kompas di Kota Ternate. Mengusung tema “Food Sustainability” atau Keberlangsungan Pangan, kegiatan yang digelar pada Sabtu (26/9/2026) ini menjadi wadah edukasi, inspirasi, sekaligus apresiasi bagi para pelanggan dan pelaku usaha berbasis tepung terigu di Kota Ternate.
Melalui kegiatan ini, pabrik tepung terigu Kompas memperkenalkan berbagai inovasi olahan bakery dengan memadukan tepung terigu berkualitas dengan potensi bahan pangan lokal, khususnya pala, kacang kenari, dan cengkeh yang menjadi bagian dari kekayaan bahan pangan rempah di Maluku Utara.
Dalam sesi baking demo, peserta diajak melihat secara langsung bagaimana bahan-bahan lokal tersebut dapat dikreasikan menjadi produk bakery yang menarik dan memiliki nilai tambah. Tiga kreasi yang ditampilkan dalam kegiatan ini adalah Cream Pala Salt Bread menggunakan tepung terigu protein tinggi Gerbang Jingga, Burnt Kenari Cupcake menggunakan tepung terigu protein sedang Kompas, ser Scoopable Cengkeh Cookies menggunakan tepung terigu protein rendah Gatotkaca.
Ketiga kreasi tersebut menunjukkan bagaimana pemilihan bahan baku dan jenis tepung terigu yang tepat dapat menghasilkan karakter produk yang berbeda, sekaligus membuka peluang pengembangan produk hasil olahan tepung terigu dengan resep kekinian dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.
Selain ketiga produk tersebut, diperkenalkan juga berbagai pilihan tepung terigu lainnya, di antaranya Gerbang Biru dan Kawan Baru, yang dapat digunakan untuk pembuatan berbagai jenis roti dan produk bakery.
Peserta Grand Baking Demo didominasi oleh para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang usaha berbasis tepung terigu, seperti usaha roti, mi, jajanan pasar, martabak, dan berbagai produk kuliner lainnya.

“Kegiatan seperti Grand Baking Demo ini kami hadirkan sebagai bentuk apresiasi kepada para pelanggan yang selama ini telah menjadi bagian penting dalam perjalanan Interflour Indonesia. Selain menjadi sarana edukasi, kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi kami untuk bersilaturahmi, mendengarkan masukan dari pelanggan, serta terus meningkatkan layanan dan produk yang kami hadirkan untuk masyarakat Indonesia,” demikian disampaikan Dewi Ayu Putri, Marketing Manager Interflour Indonesia.
Kehadiran Fatmah Bahalwan bersama tim Technical Interflour Indonesia dalam sesi baking demo turut memberikan pengalaman langsung kepada peserta. Selain mendapatkan inspirasi melalui berbagai kreasi produk, peserta juga berkesempatan mengikuti berbagai program menarik serta mendapatkan hadiah dan doorprize yang telah disiapkan dalam kegiatan tersebut.
Mengangkat tema Food Sustainability, Grand Baking Demo ini juga menjadi bagian dari upaya Interflour Indonesia untuk memperkenalkan pemanfaatan bahan pangan lokal melalui kreasi kuliner yang dapat dikembangkan oleh masyarakat maupun pelaku usaha. Pala, kacang kenari, dan cengkeh tidak hanya memiliki potensi sebagai bahan pangan lokal, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi bagian dari inovasi produk bakery yang memiliki daya tarik bagi konsumen.
Lebih dari setengah abad hadir di Indonesia, Interflour Indonesia terus berkomitmen menghadirkan produk tepung terigu berkualitas bagi masyarakat dan pelaku industri pangan. Interflour Indonesia memiliki dua fasilitas produksi yang berlokasi di Makassar dan Cilegon, dengan kapasitas produksi mencapai 3.200 metrik ton per hari untuk memenuhi kebutuhan tepung terigu di berbagai wilayah Indonesia.

Kualitas produk Interflour Indonesia juga didukung oleh penerapan standar keamanan pangan melalui berbagai sertifikasi antara lain FSSC 22000 (Food Safety System Certification) yang diakui secara global. Komitmen tersebut turut diperkuat melalui berbagai penghargaan yang telah diterima perusahaan, di antaranya Top Halal Award, Superbrands, dan CSR Award.
“Lebih dari setengah abad, Interflour Indonesia terus membuktikan komitmennya untuk menghadirkan produk berkualitas tinggi dengan dukungan teknologi dan standar mutu yang kami jaga secara konsisten. Kami berharap kehadiran kami di Ternate dapat memberikan inspirasi dan manfaat bagi para pelaku usaha sekaligus membuka semakin banyak peluang untuk mengembangkan kreasi pangan berbasis bahan lokal,” tambah Dewi Ayu Putri.
Pabrik tepung terigu Kompas memiliki visi menjadi pengolah biji gandum terkemuka di Asia Tenggara dengan produk bermerek kuat yang diakui kualitas dan konsistensinya. Sejalan dengan visi tersebut, Interflour Indonesia terus membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan dan konsumen melalui produk serta layanan yang relevan dengan kebutuhan pasar.
Dengan semangat untuk terus mendukung perkembangan dunia kuliner Indonesia, pabrik tepung terigu Kompas berkomitmen menghadirkan Terigu Bergizi Kaya Nutrisi serta menjadi partner terpercaya bagi para pelaku usaha dan masyarakat dalam mengembangkan berbagai kreasi pangan.
Editor : Hasim Ilyas
