TERNATE — Penanganan pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Buku Deru – Deru menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, capaian penyelesaian pemadaman diperkirakan telah melampaui 70 persen dengan fokus pemadaman yang dilakukan secara terukur per bidang di area tengah lokasi.
Hal ini disampaikan Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman usai mendampingi Gubernur Malut Sherly Tjoanda melakukan peninjauan pemadaman kebakaran TPA Buku Deru – Deru pada Kamis (15/10/2026).
Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman menjelaskan, penanganan pemadaman tidak dilakukan secara sporadis. Tim di lapangan turut memanfaatkan teknologi drone (foto udara) untuk memantau dan memetakan titik-titik lokasi yang masih mengeluarkan asap.
Untuk menentukan langkah selanjutnya, rapat evaluasi akan digelar Jumat (16/10/2026) besok guna melihat pembaruan data dan kondisi riil di lapangan hingga sore hari.
“Evaluasi tersebut akan memutuskan apakah masa tanggap darurat yang ada saat ini cukup untuk besok (tanggal 16) atau memerlukan perpanjangan masa penanganan hingga 7 hari ke depan,” ungkapnya.
Selain fokus pada pemadaman, Pemkot Ternate juga merespons aspirasi masyarakat terkait pembatasan wilayah TPA.
“Terdapat usulan pembangunan dinding pembatas sepanjang kurang lebih 1,7 kilometer untuk memisahkan area TPA dengan lahan milik warga sekitar, yang sekaligus berfungsi sebagai pengamanan aset,” terangnya.
Rencana pembangunan pembatas tersebut direncanakan masuk dalam anggaran tahun 2027 dengan skema berbagi pembiayaan (cost sharing) sebesar 50:50 antara pemerintah kota dan provinsi, disesuaikan dengan kondisi kemampuan anggaran yang ada.*
Editor : Hasim Ilyas
