Dua Mesin PCR Halsel Jadi Pajangan

Daud Jubedi

LABUHA – Dua alat polymerase chain reaction (PCR) milik Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan hingga kini belum bisa digunakan oleh pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Labuha.

Padahal, pengadaan kedua alat PCR itu mengeluarkan anggaran tidak sedikit. Meski satu pengadaan oleh pemerintah setempat, dan satu bantuan dari PT Harita Nickel. Alat tersebut kini hanya jadi pajangan di Sekretariat Gustu Covid-19 tepatnya di aula kantor bupati.

Tidak ada tenaga ahli yang bisa mengoperasikan alat tersebut menjadi alasan. ”Petugasnya akan mengikuti pelatihan terlebih dahulu sebelum mengoprasikan alat itu,” kata Direktur RSUD Labuha Asia Hasyim, Selasa (4/8) kemarin.

Menurut rencana, petugas akan mengikuti pelatihan PCR di Manado. Sekretaris Gugus Covid-19 Kabupaten Halsel Daud Jubedi mengatakan, akan mengirim 6 orang petugas untuk ikut pelatihan mengoperasikan alat PCR ini. ”Ada 6 orang yang akan dikirim ke Manado karena ini alat baru dan belum paham cara mengoperasikannya,” tambah Daud. (nan)