TERNATE – Peta politik jelang pendaftaran bakal pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Ternate menarik untuk disimak, karena banyak kejutan yang terjadi. Seperti pemasangan M Yamin Tawary dan Abdullah Tahir, untuk mendapatkan rekomendasi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Buktinya, DPP PPP menerbitkan surat keterangan kepada kedua orang itu sebagai pasangan calon walikota dan wakil walikota, namun keputusan PPP ini, tidak diketahui oleh Abdullah Tahir, yang mengaku hingga kini belum memberikan keputusan untuk berpasangan dengan M Yamin Tawary.
Sesuai surat keterangan nomor: 2636/KET/DPP/VIII/2020 tertanggal 6 Agustus 2020 menyebutkan, menindaklanjuti surat DPW PPP Provinsi Malut nomor: 0386/IN/AA/VIII/2020 tanggal 03 Agustus 2020 perihal permohonan rekomendasi pengesahan kepada M Yamin Tawary dan Abdullah Tahir sebagai pasangan calon walikota dan wakil walikota Ternate tahun 2020.
ahwa DPP PPP saat ini masih berlangsung proses penetapan calon Walikota dan Wakil Walikota Ternate, selanjutnya DPP PPP mempersilahkan kepada M. Yamin Tawary dan Abdullah Tahir untuk melakukan komunikasi dengan partai politik lainnya dalam rangka memenuhi syarat pengusungan pilkada.
Terkait surat itu, Abdullah Tahir ketika dikonfirmasi mengatakan, surat dari DPP PPP itu merupakan surat keterangan permohonan yang meminta dirinya sebagai calon wakil walikota. Sementara dirinya tidak mengetahui, dia baru tahu melalui pesan yang diterima.” Memang pak Yamin beberapa kali komunikasi dengan saya, tapi saya belum respon, karena saya masih berkomunikasi politik dengan partai lain yang belum mengeluarkan form B1-KWK,” ungkapnya.
Dia menyebut, sampai kini dirinya belum mengeluarkan keputusan apapun untuk berpasangan dengan Yamin Tawary, karena komunikasinya masih intens dengan partai lain.” Kalau PPP keluarkan rekomendasi dasarnya apa, kan saya belum menyampaikan persetujuan, tidak bisa dipaksakan seperti ini. Karena saya masih melihat pertimbangan kalau nomor satu pertimbangannya apa, dia punya berapa kursi dan rating survey seperti apa, kemudian elektabilitas kalau kita meminta posisi nomor satu atau nomor dua, atau kita meminta kepada orang untuk posisi nomor dua kan tentu ada pertimbangan, jadi surat itu saya baru tahu melalui pesan yang dikirim melalui WA dan FB,” tegas dia.
Bahkan kata dia, komunikasi dengan Yamin pernah dilakukan, namun dia belum memberikan keputusan untuk mendampingi Yamin sebagai bakal calon wakil walikota.(cim)

