LABUHA – Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan menjajaki kerjasama dengan Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) bagi putra-putri daerah itu.
Kerjasama dengan kementerian yang dipimpin Luhut Binsar Panjaitan itu diawali Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Deputi Sumberdaya Maritim Safri Burhanuddin, Senin (10/8) di lantai 15 Kantor Kemenko Maritim dan Investasi.
Bupati Bahrain Kasuba, mengatakan, keseriusan ini dibuktikan dengan kehadiran dirinya mendampingi Direktur Politeknik Halsel, Surahman Hadar yang berlangsung Senin (10/8) di lantai 15 Kantor Kemenko Maritim dan Investasi. “Kehadiran saya di Kemenko Maritim untuk mengikuti rakor dalam rangka kerja sama peningkatan SDM pada bidang pertambangan, khusus pada pendidikan vokasi SMA dan Politeknik Pertambangan,” kata Bahrain Rabu (12/8) kemarin
Menurut dia, pemkab Halsel sejak lama berperan aktif untuk membantu masyarakat, khususnya pelajar yang berada di Obi, Bacan, Gane, Makian, Kayoa dan kecamatan lainnya untuk melanjutkan studi, sekaligus dapat menyerap tenaga kerja di sektor pertambangan dan sektor lainnya demi meningkatkan taraf hidup mereka.
Apalagi, pendekatan resource sumberdaya alam tambang yang dimiliki Kabupaten Halsel saat ini ditopang dengan tersedianya infrastruktur pendidikan, seperti Politeknik Halsel (Polihera) yang memiliki jurusan D3 Pertambangan dengan biaya studinya telah digratiskan.
“Terima kasih kepada Kementerian Koordinator Maritim dan Investasi yang telah merespon positif dan telah bersedia melakukan kerjasama dengan beberapa perguruan tinggi lokal, baik Unkhair, UMMU , Politeknik Halsel dan perguruan tinggi luar lainnya untuk Pengembangan Sumberdaya Manusia lebih, khususnya di Kabupaten Halsel,” ungkapnya.
Sementara Deputi Sumberdaya Maritim, Safri Burhanuddin dikutip dalam pertemuan tersebut menyatakan, pihaknya pada tanggal 7 Agustus 2020 lalu telah melakukan rakor bersama Pemerintah Provinsi Maluku Utara yang dipusatkan di Kota Ternate. Tujuannya, adalah peningkatan SDM yang mampu bekerja dan memiliki skill atau keterampilan dalam bidang pertambangan, khusus pada pendidikan vokasi SMA dan Politeknik Pertambangan.
“Kabupaten Halsel sangat cepat merespon, dan ini yang diharapkan pemerintah pusat dengan terbangunnya sinergitas antara pemerintah daerah dalam mendukung program Presiden Jokowi,” ucapnya.
Bagi Safri, Kabupaten Halsel tidak hanya memiliki potensi pertambangan, tapi pengembangan wisata dan perikanan yang telah ada agar terus digenjot. “Kami bersedia membantu Pemkab Halsel,” ujarnya. (nan)

