SANANA – Aksi penyelamatan bendera merah putih yang dilakukan seorang siswa SMA Negeri Sulabesi Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) Sahrudin Panigfat. saat pengibaran bendera dalam upacara 17 Agustus di sekolah tersebut mendapat apresiasi bupati kepsul.
Anaknya Sahrul Panigfat dan Sarnawia Bacan itu, dipanggil Bupati Hendrata Thes. Setelah mendengar informasi maupun melihat video yang tersebar, orang nomor satu itu kemudian bertemu dengan siswa dan orangtuanya, Selasa (18/8).
Saat upacara sedang berlangsung, anak kedua dari enam bersaudara itu melihat bendera yang sedang naik, namun saat di pertengahan, tiba-tiba tali benderanya putus. Sahrudin yang saat itu sebagai penggerek langsung mengambil tali yang putus kemudian memanjat tiang bendera hingga ke ujung tiang dan bertahan hingga lagu Indonesia raya serta penghormatan selesai baru kembali turun.
Bupati Kepsul Hendrata Thes saat mengunjungi Desa Bega, Kecamatan Sulabesi Tengah meminta dan menginstruksikan Dinas Pendidikan agar berkoordinasi dengan PGRI untuk menghadirkan anak yang menyelamatkan bendera merah putih. Anak tersebut langsung dijemput di rumahnya di Desa Fuata dan dibawa ke Desa Bega. “Iya, saya turun di Bega lalu meminta Dinas Pendidikan dan PGRI untuk datangkan anak itu,” katanya.
Atas keberanian Sahrudin, Bupati Hendrata memberikan bantuan bodi fiber lengkap dengan mesin untuk orang tua siswa, serta bantuan dari dinas. Saat ditemui, Sahrudin mengaku memiliki cita-cita menjadi polisi
Mendengar itu, bupati berjanji akan membantu siswa tersebut untuk berkomunikasi dengan pihak Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara untuk mewujudkan cita-cita Sahrudin yang ingin menjadi anggota Polri.
“Saya berharap Sahrudin agar belajar dengan giat, jaga kesehatan, jauhi miras, rokok dan kegiatan yang melanggar hukum, sehingga cita-citanya bisa terwujud, kami pemerintah akan berusaha membantu mewujudkan cita-citanya,” ungkap Hendrata. Selain bantuan untuk orang tua, Hendrata mengaku, Pemkab akan membuatkan sertifikat penghargaan sebagai anak penyelamat merah putih. “Penghargaan ini supaya menandakan bahwa Sahrudin pernah melakukan aksi heroik untuk merah putih,” pungkasnya.(nai)

