WEDA – Pihak manajemen PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) kembali menginformasikan bahwa banjir yang terjadi, Rabu (26/8) terjadi di jalan trans halmahera dan beberapa area di kawasan Industri Weda Bay yang disebabkan oleh hujan deras selama dua hari berturut turut.
Saat ini, Manajemen PT. IWIP sedang melakukan evakuasi, adapun aktivitas kerja di pabrik smelter untuk sementara waktu akan dihentikan sampai banjir termitigasi. “Sementara waktu aktivitas di pabrik smelter dihentikan sampai banjir termitigasi,” ucap Departemen Media dan Komunikasi Publik Komunikasi Eksternal PT. Indonesia Weda Bay Industrial Park, Agnes Megawati.
Agnes menambahkan tentang IWIP, merupakan Kawasan Industri terpadu pengolahan logam berat yang terletak di Lelilef, Weda, Halmahera Tengah Maluku Utara yang didirikan pada 30 Agustus 2018 dan merupakan salah satu dari Proyek Prioritas Nasional RPJMN 2020-2024.
“Sebagai pengelola Kawasan Industri, IWIP menyediakan infrastruktur penunjang seperti jalan akses, pelabuhan,airport, untuk memfasilitasi kegiatan pabrik ferronickel Smelter para tenant, antara lain PT Weda Bay Nickel, PT. Yashi Indonesia Investemt dan PT Youshan Indonesia,” tuturnya. (udy)

