ASN Pemkot Ternate Diduga Diarahkan

Kantor Walikota Ternate

TERNATE – Wakil Walikota Ternate yang juga bakal calon Wakil Walikota Ternate menghimbau, ASN untuk tetap menjaga netralitas selama Pilwako. Ini karena Disinyalir ada sejumlah oknum yang sengaja mengarahkan ASN ke kandidat tertentu.

“Sebagai abdi negara harus menjaga netralitas, jangan ada tekanan kepada pegawai oleh  kepala dinas, itu  tidak bisa. Apalagi masuk dalam tim yang turut mensukseskan kandidat tertentu,” kata Wakil Walikota Ternate Abdullah Tahir, Senin (7/9).

Dia meminta, ASN untuk menjaga posisi sebagai abdi negara yang netral. Namun hak pilihnya tetap ada, tapi ASN tidak bisa terlibat baik langsung maupun tidak langsung dengan mengajak masyarakat untuk menjatuhkan pilihan kepada kandidat tertentu.“ Kalau yang saya dengar dari diskusi di luar diarahkan, tapi bukan dari pak Walikota, tapi saya dengar dari cerita diarahkan ke kandidat tertentu. Tapi saya tidak mau menjustice karena tidak mendengar langsung,” jelasnya.

Untuk itu, dia memberikan warning kepada ASN untuk tetap menjaga netralitas sebagai seorang abdi Negara, sehingga pelaksanaan Pilwako kali ini berjalan dengan aman dan lancar. “Jangan di bawah tekanan, karena siapapun yang terpilih dia walikota kita, jadi tetap mengikuti aturan main dari KPU yang diatur oleh undang-undang, masyarakat jangan diajak untuk mengadu,” ucapnya.

Dia mengaku tidak memberikan tekanan kepada kepala SKPD maupun ASN untuk bergabung dengan pasangannya.

“Ini kan pesta rakyat dan pesta demokrasi. Jadi marilah kita berpesta dengan mengikuti aturan yang sudah ada, jangan kita menabrak aturan. Karena siapapun yang terpilih dia ada walikota kita,” terangnya.

Selain itu, dia mengharapkan agar tidak saling menghujat sesama pendukung, seperti yang terjadi di media sosial, dimana saling hujat antar tim. Hal ini diminta untuk tidak terjadi lagi, agar demokrasi di Kota Ternate berjalan dengan aman dan lancar.(cim)