Bocah 11 Tahun Asal Tauro Diduga Diterkam Buaya

Pencarian korban hilang

JAILILO – Bocah berusia 11 tahun asal desa Tauro, Kecamatan Jailolo, Kabupaten Halmahera Barat (Halbar) diduga hilang akibat di terkam buaya.

Bocah yang baru duduk di bangku SD kelas 5 itu diketahui bernama Rawil Gusao saat buang air di kali Tauro desa setempat.  Menurut rekan sebaya Ardi Kadero, ketika di tanyai awak media di salah satu rumah warga mengatakan, dirinya bersama korban sebelumnya bermain di tepih pantai desa Tauro sekitar pukul 10.30 wit, namun selang waktu singkat, korban mengajak Ardi untuk bermain di sungai yang tak jauh dari pemukiman warga.

Ditempat tersebut korban dan saksi saat itu agak berjauhan sekitar empat meter disitu pula, korban turun ke bibir sungai untuk membersihkan kotoran usai buang air.

Setelah itu, Ardi mendengar suara korban yang lantang dengan sebutan Ibu. “Torang pertama bermain di pantai, abis itu dia (red-korban) panggil iko main di sungai katanya mo buang aer, tiba-tiba saya dengar dia bataria mama,” cerita Ardi di depan awak media Kamis (29/10/20). 

Sementara, saksi lainnya yakni, Mimi Subur dia menjelaskan, peristiwa Naas yang melimpah anak dari Ikbal Gusao dan Masturah, dirinya juga tak jauh dari tempat kejadian. Dimana persitiwa tersebut dirinya bersama satu rekannya duduk di depan rumah tanpa sengaja mendengar jeritan korban. Adanya teriakan tersebut Mimi bergegas menuju arah teriakan itu, namun dirinya melihat gelembung air yang diduga buaya telah menerkam korban.

“Saya juga disitu, waktu torang kasana itu hanya lihat kayak arus,” katanya. Meskipun tak melihat pasti kejadian, Kades Desa Tauro Haron Doru memastikan bahwa, peristiwa yang terjadi sudah tentu seekor buaya menerkam korban. Pasalnya sungai yang kedalaman 3 hingga 4 meter di desa setempat merupakan tempat buaya.

“Saya pastikan itu buaya, karena yang ada di sini cuma buaya,” terang kades.  Sementara, amatan media ini di TKP, pencarian korban Kamis (29/10/20) dilakukan selama 3 jam, namun belum membuahkan hasil. Mereka yang ikut mencari diantaranya Bhabinkamtibmas, BPBD Pemkab Halbar serta warga desa Tauro yang menggunakan sekitar 7 perahu. (ais)