Notice: Function register_uninstall_hook was called incorrectly. Only a static class method or function can be used in an uninstall hook. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 3.1.0.) in /home/fajarmal/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
MHB-GAS Prioritas Pemerataan dan Kesejahteraan Guru - FajarMalut.com

MHB-GAS Prioritas Pemerataan dan Kesejahteraan Guru

Mohammad Asghar Saleh

TERNATE – Sektor pendidikan di Kota Ternate rupanya masih menyisakan sejumlah persoalan, terlebih mengenai kesejahteraan dan pemerataan guru.

Karena itu, salah satu program yang menjadi prioritas calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Muhammad Hasan Bay dan Mohammad Asghar Saleh (MHB-GAS) adalah  kesejahteraan dan pemerataan guru melalui program BI Layar Pedia (Berikan Layanan Akses Pendidikan untuk Semua).

“Kami mempunyai program unggulan BI Layar Pedia yang fokus untuk mengatasi persoalan-persoalan di sektor pendidikan. Program ini adalah wujud dari komitmen dan kepedulian kami MHB-GAS (Muhammad Hasan Bay-Mohammad Asghar Saleh). Inilah yang akan kami perjuangkan bilamana rakyat memberikan kepercayaan kepada MHB-GAS memimpin Kota Ternate,” kata Calon Wakil Wali Kota Ternate nomor urut 3 M. Asghar Saleh, Minggu (1/11/2020) kemarin.

Menurut Asghar, guru merupakan elemen penentu untuk mencapai tujuan dasar pendidikan, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa. Dua hal tersebut, kata dia, merupakan persoalan mendesak yang penting untuk diselesaikan, selain persoalan sarana dan prasarana pendidikan.

“Ada dua persoalan penting yang menjadi prioritas MHB-GAS di sektor pendidikan dengan meningkatkan kesejahteraan guru melalui sertifikasi guru,” sebutnya.

Berdasarkan data, sebut Asgar, ada sebanyak 21 persen guru di kota Ternate belum tersertifikasi. “Kami pasangan MHB-GAS akan berikan reward bagi guru-guru yang bersedia mengabdi di Moti, Hiri dan Batang Dua selama kurun waktu tiga tahun masa pengabdian. Inilah yang akan kami lakukan dan perjuangkan,” ungkapnya.

Fokus pada pemerataan dan kesejahteraan guru, kata Asgar, tidak lantas mengabaikan persoalan lainnya dalam sektor pendidikan, seperti sarana prasarana, akses pendidikan dan kualitas pendidikan juga masuk dalam agenda prioritas MHB-GAS.

Menurutnya, mengatasi persoalan pendidikan berdasarkan skala prioritas tidak terlepas dari persoalan anggaran daerah. “Masalah di sektor pendidikan cukup banyak. Upaya menyelesaikan harus dirumuskan dalam skala prioritas. Karena ini berkaitan erat dengan bagaimana kemampuan keuangan daerah ini. Untuk itu, kami tempatkan pemerataan dan kesejahteraan sebagai prioritas, setelah itu barulah akses pendidikan yang merata, perbaikan sarana dan prasarana pendidikan serta kualitas pendidikan,” jelas Asghar

“Selain itu, kami MHB-GAS juga akan membuat pelatihan-pelatihan bagi kelompok kerja Guru dan kelompok guru mata pelajaran. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan guru. Kami yakin ini sangat bermanfaat bukan hanya bagi guru semata, namun juga bagi siswa/siswi dan daerah,” sambungnya. (cr-02)

Berita Terkait