Dia manambahkan, pada pukul 15.03 WIT, dengan menggunakan RIB Trimaran milik Lanal Morotai, tim tiba di lokasi intercept dan langsung melaksanakan penanganan terhadap korban.
“Pukul 15.50 WIT, korban dievakuasi dari atas MV. Prince Gold dengan didampingi 2 ABK lainnya menuju ke pelabuhan Daruba, Morotai. Kemudian pada pukul 16.10 WIT, Tim SAR Gabungan tiba di Pelabuhan Daruba dan langsung rujuk korban ke RSUD Soekarno Morotai guna penanganan medis lebih lanjut,” katanya, Kamis (02/10/2025).
Sekedar diketahui, unsur SAR yang terlibat, yakni Unit Siaga SAR Morotai, Lanal Morotai, Pos Polairud Polda Malut, KP3 Pelabuhan Morotai, SROP Tobelo, SROP Ternate, KUUP Daruba, Kantor Imigrasi Tobelo, Kantor Kesehatan Pelabuhan Daruba dan Unsur terkait.
Sementara itu, pada 4 Oktober 2025 Kantor Pencarian dan Pertolongan Ternate juga menerima laporan telah terjadi kondisi membahayakan jiwa manusia, sebuah perahu katinting dengan POB 3 orang mengalami mati mesin di perairan Kota Tidore Kepulauan, Provinsi Maluku Utara.
Tiga orang tersebut di antaranya, Faujan (30) lelaki asal Tomagoba, Kota Tidore Kepulauan, Dedi (27) asal Tomagoba Kota Tidore Kepulauan, Iskandar (26) asal Tomagoba, Kota Tidore Kepulauan.
