“Abunya sangat tebal, sehingga kami langsung mengambil inisiatif untuk melakukan pembagian masker demi memperlancar aktivitas masyarakat di kecamatan setempat,” tuturnya.
BPBD memprioritaskan pembagian masker kepada siswa sekolah karena mereka tetap harus beraktivitas dan berangkat ke sekolah di tengah kondisi hujan abu. “Pembagian masker ini kami fokuskan kepada para siswa agar mereka bisa pergi ke sekolah tanpa terganggu abu vulkanik yang berserakan di jalan raya,” ujarnya
Berdasarkan laporan Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu, erupsi terjadi sekitar pukul 00.30 WIT. Kolom abu teramati mencapai sekitar 500 meter di atas puncak gunung dengan warna kelabu dan intensitas tebal mengarah ke tenggara. Aktivitas erupsi juga terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi sekitar 46 detik.
BPBD Halbar mengimbau masyarakat tetap tenang, menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, mengurangi paparan abu vulkanik, dan mengikuti arahan petugas di lapangan. (Ais)