TERNATE- Meski sudah memasuki akhir tahun 2023, namun masih ada sejumlah pekerjaan di Dinas PUPR Kota Ternate yang saat ini masih jalan, salah satunya yakni pekerjaan drainase di Ternate Selatan, dimana pekerjaan penanganan daerah rawan banjir (DRB) itu kini proses pekerjaannya masih berlangsung.
Kepala Dinas PUPR Kota Ternate Rusan M. Nur Taib mengatakan, sebagian besar kegiatan pada tahun 2023 sudah selesai dikerjakan, yang tersisa itu pekerjaan pada daerah rawan banjir (DRB) Ternate Selatan berupa pekerjaan saluran drainase.
“Jadi pekerjaan kami yang baru 50 persen itu DRB Selatan, tapi tapi target kita diakhir Desember harus sudah selesai,” katanya, pada Senin (18/12/2023).
Selain itu kata dia, ada sejumlah pekerjaan yang masuk dalam APBD-Perubahan, namun sebagian besar sudah diatas 50 persen realisasinya. Dan pihaknya akan tetap berupaya sampai 31 Desember nanti untuk menggenjot sisa pekerjaan.
Menurutnya, pekerjaan penanganan daerah rawan banjir ini ada sejumlah item yang menunggu pesanan minhole saluran datang, ini berupa pekerjaan saluran di Bastiong dengan nilai kontraknya mencapai 1 miliar lebih.
Pihaknya sendiri berharap, dengan dilakukan pekerjaan penanganan DRB Selatan ini terjadi konektifitas antara saluran menuju ke laut, sehingga dengan pekerjaan saluran yang dibangun tersebut bisa mengurangi dampak resiko banjir yang ada di Bastiong.
“Karena salah satu titik paling rawan banjir di bagian Selatan itu Bastiong dan Mangga Dua, kalau penanganan di Mangga Dua sudah dilakukan da nada perubahan, karena banjir ini ada beberapa factor juga yang mempengaruhi meski saluran yang dibuat dengan ukuran besar dan cukup tapi sampah juga jadi kendala. Mudah-mudahan DRB selatan ini kita selesaikan untuk arah ke pasar Bastiong dengan terkoneksi dengan jalan nasional yang sementara dikerjakan bisa mengalirkan air secepatnya ke laut,” tandasnya.
Dia menyebut, penanganan drainase itu dilakukan setiap tahun yang tujuannya untuk memperbaiki, dan bangun baru saluran yang ada. Karena di Kota Ternate saat ini banyak saluran yang sudah cukup lama termakan usia dengan perbaikan menambah volume.*
Editor : Hasim Ilyas

