Yakub Husain menambahkan, Pelayanan Dialisis juga tentunya akan mempermudah masyarakat Kota Tidore Kepulauan, sehingga tak perlu jauh-jauh lagi melakukan cuci darah, serta diharapkan dengan layanan Dialisis tentunya akan menjadi sebuah berkah bagi para pasien yang mengalami gangguan ginjal akut, sehingga dapat memperpanjang harapan hidup dengan kualitas hidup yang cukup baik.
Mengakhiri sambutannya, Yakub menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu, sehingga pelayanan Dialisis dapat dilaksanakan di Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan.
“Semoga pelayanan di Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan akan semakin lengkap, semakin mempermudah masyarakat untuk memperoleh fasilitas pelayanan kesehatan yang terbaik,” harapnya.
Direktur Rumah Sakit Daerah Kota Tidore Kepulauan, dr. Fajar Wibowo dalam laporannya menyampaikan, sejak tahun 2019 Rumah Sakit Kota Tidore Kepulauan dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) dibangun 1 unit Pelayanan Dialisis yang berlokasi di Kota Tidore Kepulauan, Gedung unit dialisis dibangun pada bulan Juni 2019 dan diresmikan pada Desember 2020 oleh Walikota Tidore Kepulauan.
“Unit ini dibangun dengan tujuan agar masyarakat Kota Tidore Kepulauan yang didiagnosa CKD dapat terlayani di RSD Tidore tanpa harus dirujuk ke RS Chasan Boesoirie Ternate. Pada tahun 2020 RS membeli/mengadakan 1 unit mesin dialisis dan 4 unit mesin dengan kerjasama operasional antara RS dengan salah satu perusahaan khusus mesin dialisis,” ungkap dr. Fajar.
