Akses ke RSUD dan Desa Ratahaya Terputus

Korban yang terjatuh ke dalam jalan yang amblas

BOBONG – Longsor terjadi di sekitar jembatan yang menghubungkan akses dari Bobong ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) maupun ke desa Ratahaya Kabupaten Pulau Taliabu terputus bagi pengendara mobil. Peristiwa tersebut terjadi akibat pengikisan air di sekitar jembatan, sehingga terjadi longsor pada pukul 20:30 WIT, Minggu (29/8/2021) malam.

Hal itu menyebabkan seorang mantri AMS (36) yang bertugas di RSUD setempat mengalami luka serius karna terjerumus dalam longsoran tanah yang menganga mengelilingi jembatan. Berdasarkan kronologi, kejadian bermula ketika korban yang akan piket hendak melakukan perjalanan dari desa Bobong menuju RSUD, yang beralamat di desa Ratahaya, Kecamatan Taliabu Barat. 

Bebarapa waktu kemudian, secara tiba-tiba jalan aspal yang dilalui korban mengalami penurunan akibat longsor di antara jembatan tersebut.  Tanpa bisa menghindari peristiwa tersebut, Petugas di RSUD Bobong itu pun akhirnya ‘terjun’ bersama motornya ke dalam lubang yang sudah menganga di jalur satu satunya masyarakat desa Ratahaya dan akses RSUD bobong menuju ke Bobong.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius pada bagian tubuh, sedangkan motor yang dikendarai korban rusak, lantaran jatuh tertimbun longsor. 

“Saya tadi ini mau piket, arah saya dari Bobong mau ke rumah sakit, tapi tiba-tiba jalan aspal itu longsor dan saya jatuh,” ungkap korban ketika dihubungi wartawan di RUSD Bobong, akhir pekan (29/8/2021).  Sebelumnya beberapa rekan korban telah mengabarkan kondisi jalan tersebut yang sudah memprihatinkan, namun belum mendapat perhatian dari dinas setempat. 

“Teman-teman sudah bilang saya, bahwa jalan disitu kalau lewat hati-hati, karena alat berat sering lewat, lalu jalannya sudah turun, tetapi saya memang jalan sudah hati-hati karena jalannya terlihat bagus, padahal saya baru sadar sudah ada di dalam longsor tanah,” jelasnya.  Akibat peristiwa itu, akses dari Bobong menuju RSUD dan desa Ratahaya sempat terputus bagi pengguna jalan. Sementara Dinas PUPR Kabupaten Taliabu membentangkan beberapa kayu balok setelah beberapa jam terjadi kecelakaan dilokasi tersebut. 

Bahkan hingga menjelang malam tadi, akses ke Ratahaya dan RSUD Bobong masih terputus bagi pengguna kendaraan roda empat, sebab papan yang di bentangkan di atas jembatan untuk menutup lubang longsor di jembatan tersebut hanya bisa di lalui untuk kendaraan roda dua. “Mobil belum bisa,” ungkap Amin Ata Sahafi, Kabid SDA Dinas PUPR Kabupaten Pulau Taliabu ketika dikonfirmasi.

Sejak Senin sore, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pulau Taliabu, Suprayidno terpantau berada dilokasi, namun belum terlihat adanya perbaikan.  Kondisi tersebut sangat menyusahkan pasien yang hendak dirujuk ke rumah sakit setempat. (bro)