MOROTAI – Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kabupaten Pulau Morotai sejauh ini sudah menangani 75 titik kebakaran sepanjang Januari hingga September 2026. Kebakaran tersebut menghanguskan lahan seluas sekitar 347 hektare
Kasatpol PP Damkar Pulau Morotai, Akri Y Wijaya, mengatakan sebagian besar kebakaran terjadi akibat musim kemarau panjang. Beberapa titik juga berada di dekat kawasan padat penduduk sehingga penanganannya diprioritaskan.
“Dari 75 titik kebakaran tersebut, sebagian berada berdekatan dengan lokasi padat penduduk sehingga kami harus memprioritaskan pemadaman,” ujar Akri saat dikonfirmasi, Sabtu (12/9/2026). Akri menyebut, penanganan 75 titik kebakaran itu dilakukan dengan keterbatasan besar. Satpol PP Damkar Morotai hanya memiliki 16 personel.
Untuk armada, pihaknya hanya mengandalkan 1 unit mobil pemadam kebakaran dan 1 unit mobil suplai air milik Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim). “Keterbatasan kita mulai dari mobil pemadam kebakaran, masker dan perlengkapan keselamatan, sumber air, sampai personel,” katanya.
