Asis Hadad Gantikan Walikota Hadiri Perayaan Hari Santri 

Samsuddin menambahkan, pada peringatan Hari Santri Tahun 2024 ini Kementerian Agama mengusung tema, “Menyambung Juang Merengkuh Masa Depan” adalah sebuah penegasan bahwa santri masa kini memiliki tugas untuk meneruskan perjuangan para pendahulu yang telah berjuang tanpa kenal lelah demi kemerdekaan dan keutuhan bangsa.

“Jika para pendahulu berjuang melawan penjajah dengan angkat senjata, maka santri saat ini berjuang melawan kebodohan dan kemunduran dengan angkat pena, jika para pendahulu telah mewariskan nilai-nilai luhur untuk bangsa, maka santri kini bertanggung jawab untuk tidak sekadar menjaganya, melainkan juga berkontribusi dalam membangun masa depan masyarakat yang lebih baik,” imbuhnya.

Samsuddin berharap, Peringatan Hari Santri Tahun 2024 ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen, khususnya para santri dalam merengkuh masa depan dan mewujudkan cita-cita bangsa. Santri harus percaya diri karena santri bisa menjadi apa saja, asalkan terus berjuang, terus berusaha dan tidak menyerah semua pasti bisa diraih. “Seperti pepatah yang diajarkan pesantren, man jadda wajada barang siapa yang bersungguh-sungguh pasti akan berhasil,” pungkasnya.

Usai pelaksanaan apel, dilanjutkan dengan penyaluran beras bantuan dari Kantor Kementerian Agama Kota Tidore Kepulauan dan Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Utara untuk 4 Pondok Pesantren di Kota Tidore Kepulauan, masing-masing, Ponpes Kharisul Khairaat Kelurahan Ome sebanyak 840 Kg, Ponpes Ali Bin Abi Thalib Kelurahan Dowora sebanyak 500 Kg, Ponpes Darul Mukhlisin Kelurahan Tomalou sebanyak 490 Kg dan Ponpes Hidayatullah Tahua Kelurahan Rum Balibunga sebanyak 420 Kg.

Pewarta : Humas Pemkot Tidore
Editor   : Erwin Egga