TIDORE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tidore Kepulauan, jebolan PDIP, Nurul Asnawia, bkal menggunakan metode partisipatif untuk menjaring aspirasi Rakyat.
Momentum ini, ia manfaatkan dalam agenda reses masa persidangan I Tahun 2024, yang akan dilakukan selama enam hari kedepan. Baginya, reses merupakan forum silaturahmi dan dialog guna menampung aspirasi masyarakat yang nantinya akan dijadikan pokok pikiran untuk disampaikan ke pemerintah daerah.
Perempuan yang akrab disapa Asnawia itu, metode Partisipatif yang digunakan, adalah dengan melibatkan sebanyak-banyaknya unsur masyarakat di setiap Kelurahan/Desa yang ada di Dapil III, dengan menempatkan semuanya dalam posisi yang setara, baik perempuan, laki-laki, tokoh masyarakat, generasi muda, penyandang disabilitas, aparat pemerintah kelurahan/desa dan lain-lain.
“Semua peserta yang hadir sebagai representasi masyarakat akan menjadi sumber, data dan informasi yang saya tindak lanjut di parlemen, baik itu masalah ekonomi, sosial, dan yang berkaitan dengan infrastruktur dasar dan lain-lain,” ujarnya.
Asnawia menegaskan, bahwa reses itu sendiri, adalah bentuk partisipasi dari masyarakat dalam proses pembuatan keputusan sebagaimana prinsip dasar demokrasi, sekaligus sebagai pemilih yang sudah memilih wakilnya di DPRD.

