“Jadi OPD tidak boleh menahan perjalanan dinas dari tim masing-masing OPD. Kalau dia mau berangkat langsung kasih ful, tidak boleh Prescott,” katanya.
“ Jadi prescott itu semacam uang muka, misalnya saat perjalanan dinas dibayar setengah sisanya baru dibayar setelah kembali melakukan perjalanan dinas. Saya tidak mau seperti itu. Jadi dalam tim ini saat hendak turun lapangan, SPPD langsung di kasi semuanya,” jelas Ikram.
Ikram minta kepada seluruh OPD agar membantunya menyelesaikan problem kemiskinan di Halteng itu. “Saya minta OPD bantu saya dan saya akan bantu kalian dalam bentuk insentif,” ujarnya.
“ Kalau kita bisa menurunkan angka kemiskinan dari dua digit menjadi satu digit, maka saya berkomitmen menaikan TPP di bulan Oktober 2023 mendatang,” pungkasnya.
Setelah mengetahui titik sebaran penduduk miskin di Halteng, membuat Ikram merasa optimis dan yakin bisa menurunkan angka kemiskinan itu. “ Jadi kita target untuk bisa melakukan intervensi atau intersep di 39 desa. Nanti tim tersebut di masing-masing OPD saya yang akan lakukan pembekalan,” tutupnya.
Pewarta : Amirudin Ibrahim
Editor : Mahmud Daya
