Muhammad Jufri menambahkan, perlu diketahui bahwa tindakan kepolisian dalam rangka mengamankan aksi demonstrasi ini telah diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 16 Tahun 2006 tentang pedoman pengendalian massa yang telah sesuai dengan SOP yang berlaku.
Alur simulasi dimulai dari informasi akan adanya demonstrasi yang diterima oleh Kasat Intelkam, kemudian melaporkan ke Kabag OPS terkait pergerakan massa, lalu memerintahkan Kasat Lantas untuk melakukan pengawalan massa agar situasi Kamseltibcar Lantas tetap kondusif.
Kemudian massa aksi tiba di depan kantor KPU melakukan aksi demonstrasi dan diamankan oleh gabungan Anggota Polresta Tidore, mulai dari Peleton Dalmas Awal, Dalmas Lanjut, Tim Apar, Tim Rantis (AWC), Tim Medis, Tim Gakkum, hingga Tim Raimas (Pengurai Massa).
Dalam simulasi sispam kota ini, masing-masing tim melakukan tugasnya sesuai dengan arahan dan kondisi yang terjadi di lapangan, saat demonstrasi dengan situasi mencekam, upaya pengendalian massa yang dilakukan oleh Kepolisian juga termasuk memberikan pertolongan kepada korban yang terkena dampak.
Pewarta : Humas Pemkot Tidore
Editor : Erwin Egga
