TIDORE – Walikota Ali Ibrahim didampingi Kadishub Kota Tidore Kepulauan melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menegaskan kembali dua hal penting yang telah menjadi komitmen negara untuk Tidore Kepulauan. Yakni pembangunan bandara Loleo di Sofifi dan Sail Tidore.
Terkait Bandara Loleo, Walikota diterima langsung oleh Sesditjen perhubungan udara Nur Isnain. Walikota memaparkan seluruh kesiapan pembangunan bandara Loleo yang telah disiapkan daerah sekaligus menyerahkan dokumen berita acara kesepakatan dukungan Bandara Loleo di Sofifi, yang telah ditandatangani oleh Gubernur Maluku Utara, Walikota Tidore Kepulauan dan Bupati Halmahera Tengah.
Sebagai komitmen bersama demi percepatan pembangunan dan pengembangan wilayah secara terpadu dan terintegrasi, Bandara Loleo ini akan meningkatkan konektivitas antara kawasan di Provinsi Maluku Utara.
Sesditjen dalam pertemuan tersebut menyampaikan bahwa, “Bandara Loleo di Sofifi merupakan perhatian utama Menteri Perhubungan, jika segalanya sudah siap, survei Topografi dan dokumen DED Runway bandara sudah selesai direvisi, maka tinggal menyiapkan skema pembiayaan dan investor untuk mempercepat pembangunannya. Meskipun tak sesederhana itu, tapi jika semua pihak berupaya keras maka pembangunan Bandara Loleo di Sofifi akan segera terwujud.”
Dalam suasana pertemuan yang cukup akrab itu, Kadishub Daud Muhammad juga menyampaikan hampir seluruh persyaratan sudah dirampungkan, lokasi dan lahan sudah tidak bermasalah, tinggal menunggu action, jika Survei Topografi dan DED Runway bandara sudah selesai direvisi. Seluruh pihak bekerja serius untuk bisa memenuhi harapan besar itu.
Usai dengan Sesditjen Perhubungan Udara, pertemuan dilanjutkan dengan Sesditjen Perhubungan Laut, yang sebelumnya sudah memenuhi permintaan Walikota Tidore Kepulauan untuk menyiapkan dan menambah rute juga armada moda transportasi laut untuk kesiapan menyambut iven negara, Sail Tidore pada Oktober nanti.
Kali ini Walikota meminta untuk bisa menyiapkan hotel terapung untuk mengantisipasi pengunjung yang membludak, baik wisatawan asing maupun wisatawan lokal pada puncak Sail Tidore nanti.
Sesditjen Arif Toha dengan senyum sumringah, mengatakan kepada Walikota dan Kadishub Daud Muhammad, bahwa mereka akan berusaha memenuhi permintaan hotel terapung itu, bahkan menurutnya akan serupa dengan hotel terapung yang mereka siapkan pada gelaran Motogp di Mandalika.
Sudah menjadi komitmen kami untuk mensuport daerah-daerah dengan segala sumber daya yang ada di kementerian ini. Untuk Walikota Tidore kami akan berupaya semaksimal mungkin agar bisa memenuhi segala permintaan demi suksesnya hajatan negara yang besar ini, Sail Tidore. (ute)

