Banjir, Air Bersih ‘Macet’

Direktur teknis PDAM Bobong, Kisman Djanu

BOBONG – Banjir Kabupaten Pulau Taliabu pekan kemarin menyebabkan pelayanan air bersih Perusahan daerah Air Minum (PDAM) dua hari pekan kemarin macet.

Para pelanggan pun keluhkan pelayanan air bersih. “Pelayanan air bersih macet karena pengaruh banjir. Sebab, sumber air PDAM mengandalkan sungai Ratahaya dan langsung dari pipa induk tanpa menggunakan Penyaring (IPA),” kata Direktur Teknis PDAM Bobong, Kisman Djanu, ketika dikonfirmasi, pekan kemarin

Menurutnya, saat banjir, pipa induk (intake) yang berada di mata air Ratahaya sangat kabur. Sementara instalasi Penyaringan Air (IPA) berada di Desa Ratahaya tidak dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan seluruh pelanggan dalam kota Bobong akibat reserfoyer yang berada di IPA PDAM mengalami kerusakan sudah sejak dua tahun silam. “Saat ini telah merancang pengembangan sumber Air PDAM baru,” terangnya

Selain berupaya memperbaiki kerusakan IPA, harus ada sumber air alternatif yang tidak berpengaruhnya saat banjir. Perencanaan alternatif itu, ujarnya, sudah dipersiapkan sumber airnya. “Itu sudah masuk dalam rencana pengembangan PDAM tahun 2021,” ujarnya

Rencana pengembangan PDAM tersebut telah dipresentasikan kepada Bupati Pulau Taliabu Aliong Mus dan sudah disetujui, tinggal pengusulannya secara tertulis dan menunggu penganggarannya pada tahun berikut. Kisman berharap, seluruh pelanggan agar dapat mempersiapkan persediaan air dikala musim hujan, sehingga kebutuhan air bersih tetap tersedia saat banjir yang berakibat terhadap distribusi air dari PDAM. (bro)