Banjir di 9 Desa, Warga Diungsikan di 4 Sekolah Dasar

Pohon tumbang di Kota Ternate dan Banjir di Kabupaten Halmahera Utara

TERNATE – Sabtu (16/01/21) sejumlah bencana terjadi di Provinsi Maluku Utara (Malut), hal tersebut diakibatkan oleh hujan deras yang mengguyur Provinsi Malut sejak Sabtu dini hari.

Dikabupaten Sula, Puting beliung menerjang 3 rumah penduduk dan 1 unit sekolah, sejumlah pohon besar tumbang di Kota Ternate dan mengenai rumah penduduk, seperti di Kelurahan Soa sio dan kelurahan Sangaji Kota Ternate Utara sehingga menutup akses lalu lintas.

Di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) banjir terjadi di Kecamatan Kao Barat.

Kalak BPBD Halut Abner Maneri saat dikonfirmasi menjelaskan  pada pukul 03.00 Wit sabtu dini hari, telah terjadi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Kabupaten Halut dan menggenangi sekitar 5 (lima) desa yang berada di Kec. Kao Barat, pada pukul 16.00 Wit, ketinggian air mencapai 80 cm hingga 1 meter.

5 desa yang terdampak banjir adalah desa Somahetek, desa Bailangit, desa Tuguis Parseba, desa Pitago dan desa Soa Hukum berada di Kecamatan Kao Barat, sedangkan 4 desa lain adalah desa Ngidiho, desa Togawa, Desa Igobulla di Kecamatan Galela Barat dan Desa Towaga di Kecamatan Galela Selatan akibat meluapnya sungai Taibo.

Banjir yang terjadi akibat meluapnya sungai Tiabo menyebabkan sejumlah akses terputus. Untuk itu Tim SAR, BPBD dan sejumlah instansi terkait melakukan evakuasi warga setempat. Warga Kecamatan Kao Barat untuk sementara diungsikan di 2 titik yaitu warga desa Soa Hukum diungsikan di SMP dan di Desa Kai diungsikan di sekolah dasar.

Sementara untuk Kecamatan Galela juga diungsikan warga di 2 sekolah dasar, namun untuk jumlah jiwa yang mengungsi dan korban jiwa, Kalak BPBD Halut Abner Maneri menyebutkan masih dalam pendataan.  (one/fer)