WEDA – Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) dijadikan sebagai titik kumpul dilakukannya launching desa awasi DPT Pemilu 2024 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Maluku Utara dipusatkan di Arena Budaya Pendopo Falcino Desa Fidi Jaya Kecamatan Weda, Sabtu (11/3/2023).
Launching Desa Awasi DPT Pemilu secara resmi ditandai dengan pembacaan Deklarasi Kawal Hak Pilih pada Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 dan pemukulan tifa oleh Sekda Halteng Yanto M. Asri, Ketua Bawaslu Provinsi Maluku Utara Hj. Masita Gani dan Anggota, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Halmahera Tengah Kamal Abd. Fatah, serta perwakilan OKP Kabupaten Halmahera Tengah.
Kegiatan tersebut juga dihadiri seluruh komisioner Bawaslu se Provinsi Maluku Utara diawali dengan jalan pagi keliling Kota Weda.
Hajatan itu juga dihadiri Sekretaris Daerah, Yanto M Asri mewakili Pj Bupati Halteng Ikram Malan Sangadji yang sedang menghadiri kegiatan di Kota Ternate.
Dalam sambutannya, Sekda Halteng Yanto M Asri menyampaikan terimakasih dan apresiasi kepada Bawaslu Provinsi Maluku Utara atas gagasan dan langkah positifnya mendesain skema pengawasan penyelenggaraan pemilu berbasis desa yang dimulai dari tahapan pemutakhiran data.
“Hal ini penting dilakukan dan benar-bear dikawal agar dapat dipastikan seluruh rakyat dapat menyalurkan hak politiknya dalam pesta demokrasi lima tahunan itu,” ucap Yanto.
Sebagai kawasan industri strategis nasional, lanjut Sekda, bahwa Halmahera Tengah merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Maluku Utara dengan laju pertambahan dan pertumbuhan jumlah penduduk yang tinggi, akibat dari mobilitas perpindahan penduduk yang didominasi oleh para pencari kerja di Kawasan Industri Teluk Weda.
“Hal ini tentu membutuhkan kerja kolaboratif dan konstruktif dari seluruh stakeholder mulai dari tingkat desa hingga kabupaten,” ungkapnya.
Dengan itu, atas nama pemerintah daerah dan rakyat Halmahera Tengah, Sekda mengucapkan selamat atas launching Desa Awasi DPT Pemilu 2024 di Kabupaten Halmahera Tengah.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Maluku Utara Hj. Masita Nawawi Gani menyatakan, Launching Desa Awasi DPT di Kabupaten Halmahera Tengah oleh karena Halmahera Tengah adalah Kabupaten yang memiliki pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi yang berdasar data pada pemilu 2019, DPT di Kabupaten Halmahera Tengah itu hanya 34.648 jiwa sementara sesuai data DP4 saat ini, pemilih di Kabupaten Halmahera Tengah sudah menjadi 71.600 jiwa sekian, terjadi kenaikan 102 persen.
“Lonjakan ini sudah pasti berpotensi terjadi permasalahan data pemilih itu sendiri, kami juga menyadari sepenuhnya atas keterbatasan,” akunya.
Masita melanjutkan, hadirnya Desa Awasi DPT untuk mengkampanyekan dan mengedukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keterlibatan masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap pemutakhiran data pemilih.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, saat ini berada pada tahapan pelaksanaan pemilu tahun 2024 dan saat ini pula berlangsung tahapan pemutakhiran data pemilu dimulai pada Tahun 2022 hingga bulan Juni, dan tahapan Coklit yang dimulai pada 14 Maret 2023.
“Kami ingin membangun kolaborasi aktif seluruh masyarakat dan seluruh stakeholder yang saat ini kami tetapkan pada 3 desa, Desa Fidi Jaya, Desa Were dan Desa Nurweda.” terang Masita. (udy)
Jangan Ketinggalan Berita Fajar Malut di Channel WhatsApp.
(tekan disini untuk bergabung)

