TOBELO – Warga yang tersambar petir di Kabupaten Halmahera Utara (Halut) Provinsi Maluku Utara (Malut) bukan kali pertama.
Kali ini, kejadian serupa terjadi di kecamatan Kao Utara, dimana petir menyambar warga saat sedang duduk di tenda keluarga yang berduka seusai mengikuti pemakaman salah satu warga di RT 005 Dusun 02 Desa Doro Kecamatan Kao Utara Jumat (09/06/2023) sekitar Pukul 18.30 Wit malam.
Berdasarkan kronologis kejadian yang dihimpun Fajarmalut.com sekitar pukul 15.20 Wit, korban dan masyarakat lainnya menghadiri ibadah pemakaman meninggalnya keluarga (kerabat) seorang warga masyarakat desa Doro.
Sekitar pukul 18.20 Wit, terdengar bunyi geledek (guntur) disertai petir. Sementara itu, berselang kurang lebih 10 menit kemudian terjadi suara geledek dan petir susulan yang sangat keras yang mengakibatkan korban terjatuh, kejang-kejang dan tidak sadarkan diri.
Saat kejadian itu, masyarakat setempat yang tidak terkena dampak petir telah melakukan pertolongan pertama kepada korban dengan cara memberi minum susu kental dan mengangkat korban.
Para korban yang diketahui berjumlah belasan orang tersebut kemudian dilarikan ke Klinik Utama Kao untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, terdapat 1 korban dinyatakan meninggal dunia berinisial AP alias Apner (63 tahun) yang merupakan pensiunan PNS yang beralamatkan di desa Efi-Efi kecamatan Tobelo Selatan.
Sementara itu, sejumlah korban lainya yang terdampak akibat tersambar petir diantaranya YT alias Yohanis (71 tahun) yang juga merupakan pensiunan PNS beralamat desa Foto Kecamatan Kao Utara, SB alias Sumeri (61 tahun) pensiunan PNS dengan alamat desa Kao Kecamatan Kao, FES alias Ferdi (57 tahun) pekerjaan swasta yang beralamat desa Foto Kecamatan Kao Utara, JB alias Jungker (55 tahun) pekerjaan swasta yang beralamat desa Foto Kecamatan Kao.
MM alias Multatuli (57 tahun) pekerjaan PNS dengan alamat desa Doro Kecamatan Kao Utara, KS alias Kristono pekerjaan tani yang juga merupakan warga desa Doro Kecamatan Kao Utara, BPB alias Boni (57 tahun) pekerjaan sebagai tani warga desa Doro Kecamatan Kao Utara, YP alias Yones (70 tahun) pekerjaan tani warga desa Bobale Kecamatan Kao Utara, SI alias Sipora (49 tahun) warga desa Doro Kecamatan Kao Utara.
MB alias Mutiara (50 tahun) pekerjaan swasta warga desa Foto Kecamatan Kao Utara, AL alias Ariona (46 tahun) warga desa Doro kecamatan Kao Utara, AU alias Asnatiga (29 tahun) warga desa Doro kecamatan Kao Utara, JC alias Jefri (55 tahun) warga desa Wari Kecamatan Tobelo Utara, dan WL alias Wiwin warga desa Bori kecamatan Kao Utara. (fer)

