Belum Divaksin, Pimpinan OPD Bakal Dicari

Ilustrasi

TERNATE – Program vaksinasi yang digalakkan pemerintah saat ini nampaknya tidak banyak direspon pimpinan OPD di Pemkot Ternate. Sebab sampai kini masih terdapat pimpinan OPD maupun pejabat di Pemkot Ternate yang belum di vaksin.

Mereka yang belum divaksin itu akan dicari oleh Kadis Kesehatan, dengan alasan Wali Kota sudah menginstruksikan karena Pemkot menargetkan Desember nanti jumlah yang sudah divaksin harus 75 persen.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Ternate Nurbaity Radjabessy pada Rabu (25/08/2021). Nurbaity mengatakan, untuk warga yang telah di vaksin, telah mencapai 21,7 persen. Untuk anak berusia 17 tahun kebawah yang harus divaksin sebanyak 20.389. “Tapi mereka ini kita masih harus berikan sosialisasi,” ungkapnya.

Dikatakannya, jumlah sasaran yang harus divaksin di Kota Ternate sebanyak 151.689 orang. “Jadi yang sudah kita vaksinasi itu sebanyak 21,7 persen,” ucapnya. Meski begitu kata dia, tidak semua sasaran harus di vaksin, sebab ada warga yang punya penyakit bawaan. “Jadi kita targetkan pada Desember itu kita capai 75 persen, kalau angka itu aktifitas sudah bisa normal,” katanya.

Untuk ketersediaan vaksin, pihaknya menunggu dari Dinkes Malut, namun stoknya tetap tersedia sebab vaksin yang datang ke Ternate terus di distribusi ke Kota Ternate. “Karena sasaran kita disini lebih banyak, stok yang tersedia sekarang 1.200 lebih merek sinovac,” ucapnya.

Meski begitu, dia mengaku ada sejumlah pimpinan OPD di Pemkot Ternate yang belum di vaksin. “Jadi saya akan mencari pimpinan OPD yang belum divaksin itu harus divaksin semua,” tegas dia.

Terpisah, Wali Kota Ternate M Tauhid Soleman menuturkan, pada Jumat kemarin dilakukan rapat dan disepakati Pemkot nanti didukung TNI/Polri untuk serbuan vaksin, dan ada satu tempat yang dijadikan sebagai sentral vaksin yang kerjanya rutin sampai Desember. “Saya minta ke dinas dan satgas buat target berapa jumlah warga yang sudah divaksin, sisanya baru dibagikan target yang ditetapkan ke masing-masing OPD,” katanya. (cim)