Kejadian awal, kata korban, setiba di mes 30 waktu pulang malam, dirinya mengajak dua orang temannya ke warung dengan tujuan hendak ngopi. Namun sampai di mes 30, warung yang dituju itu belum buka (masih tutup).
“Namun di sekitarnya sudah ada warung lain yang buka dan mulai menggoreng gorengan tapi belum matang. Terus kita arahkan ke belakang. Ternyata di belakang ada orang yang sedang minum-minum,” katanya.
Melihat itu, dia mengajak dan menyapa dengan mengatakan di sana di mes itu ada makanan sisa (nasi bungkus) ada daging ayam, kesana ambil. Namun ada salah satu warga, langsung berdiri dan mengatakan bahwa mereka bukan orang susah.
“Langsung saya bilang ‘Abang, Abang tidak kenal saya? Saya di sini semua kenal saya’. Tapi warga itu langsung menuju ke dalam rumah dan mengambil tombak dan menombak saya dari jauh dan kena bagian paha saya. Itu kejadian pertama,” ujarnya.
Pewarta: Amirudin Ibrahim
Editor: Mahmud Daya
