“Kita agak kesulitan mendapatkan bantuan yang banyak karena daerah Tidore tidak masuk dalam kategori 3T, sementara yang menjadi prioritas untuk kementrian itu harus daerah yang masuk 3T,” tambahnya.
Kendati demikian, Asiz berharap di tahun 2023 ini, Kementerian Kominfo dapat mengakomodir bantuan BTS yang telah diusulkan oleh Diskominfo Kota Tidore Kepulauan, sehingga dengan begitu persoalan Jaringan internet di Kota Tidore Kepulauan sudah bisa tertangani secara menyeluruh.
“Kerjasama dengan PT. Telkom itu harus kita lakukan sharing anggaran, jadi pemerintah harus membangun Tower, sementara Telkom hanya tinggal memasang perangkat jaringannya saja, namun untuk menjajaki kerjasama ini, selain Kementerian kami juga bekerjasama dengan Telkom,” tutupnya. (ute)
