TERNATE- Borneo FC punya motivasi tersendiri saat menghadapi Malut United di Stadion Gelora Kei Raha, pada Senin (10/2/2025) nanti malam. Dimana Pesut Etam julukan Borneo FC ini punya ambisi untuk naik ke papan atas saat bertandang ke markas Malut United.
Untuk itu Borneo punya ambisi bisa meraih poin di Stadion Gelora Kie Raha, pasca kekalahan mereka di Vietnam pada pertandingan ASEAN Club Championship di Stadion, Hang Day Stadium Vietnam, pada Kamis (6/2/2025) kemarin.
Pelatih Boneo FC Joaquin Gomez mengatakan banyak perjalanan yang dilalui sebelum tiba di Ternate, karena mereka datang dari Vietnam. Untuk itu pihaknya masih fokus memastikan para pemain bisa recovery dengan baik sehingga bisa fresh.
“Kami juga perlu menjaga motivasi dan kondisi dari pertandingan terakhir. Selain itu juga bersiap dari segi taktikal. Setelah perjalanan jauh kamu kembali tiba di tempat yang bagus. Pulau dan kota yang sangat kami sukai untuk memainkan sepak bola dan sekarang kami siap,” katanya saat konferensi pers Minggu (9/2/2025).
Pihaknya kata dia, saat ini tetap fokus pada permainan, dan sejauh ini permainan mereka sangat baik kemarin di Vietnam. Meski mereka bermain di level pertandingan yang sangat sulit, namun mereka saat itu bermain di bawah tekanan. “Motivasi kami sekarang tentu ingin naik di papan klasemen. Kami menargetkan berapa poin yang perlu kami capai dan kami ingin segera memenuhinya,” tandasnya.
Sembari menyebut. “Kami datang dengan fokus menjaga intensitas dan kualitas. Jika kami bisa bermain dengan level yang sama di setiap laga, saya pikir semua tim akan kesulitan menghadapi kami termasuk Malut United yang juga merupakan tim bagus dan berbahaya,” sebutnya.
Meski begitu dia menyadari, bahwa untuk menghadapi setiap tim yang berbahaya itu tidak mudah dikalahkan. Namun mereka akan tetap menyamai level dan intensitas di kandang mereka. Apalagi kata dia, Malut United punya Sayuri Bersaudara yang mungkin termasuk dalam beberapa pemain terbaik di liga 1 dan bisa menciptakan perbedaan di setiap pertandingan.
“Kami harus menyadari itu sekaligus menjaga kepercayaan diri. Saya percaya, penampilan yang bagus akan membawa hasil yang bagus juga. Saya cukup percaya diri kami bisa meraih 3 poin disini,” tegasnya.
Di Borneo sendiri ada sejumlah putra daerah Maluku Utara yang berkostum Borneo salah satunya Habibie dan Fajar Faturahman namun yang bersangkutan kata dia, masih menjalani larangan bermain karena kartu merah.
“Untuk pemain asli Maluku Utara lainnya, saya cukup yakin mereka akan mendapatkan dukungan dari keluarga. Dengan begitu mereka akan mendapatkan motivasi ekstra saat bermain di hadapan keluarganya langsung. Dan itu hal penting dalam sepak bola, saya harap mereka bisa menampilan permainan yang baik dan menikmati momen ketika keluarga menyaksikan langsung di stadion,” tegasnya.*
Editor : Hasim Ilyas

