TERNATE – Dalam rangka untuk menyambut pelaksanaan Sarasehat Istri Istri Wali Kota se- Indonesia (Rasai Kota) dan Pra Munas APEKSI yang digelar pada 2 sampai 4 Oktober 2024 mendatang, Wali Kota Ternate M. Tauhid Soleman kembali bertatap muka dengan pedagang Pandara Kananga, yang dilaksanakan pada Senin (25/9/23) sore tadi.
Pertemuan ini sendiri Wali Kota saat didamping Kepala Disperkimtan Muhammad Syafei, Kepala Bappelitbangda Kota Ternate Rizal Marsaoly, Kepala Diskomsandi Kota Ternate Damis Basir, sejumlah kepala Bagian Setda serta panitia kegiatan Sarasehan.
Wali Kota pada kesempatannya mengatakan, Pandara Kananga adalah salah satu tempat yang berpotensi bakal ramai dikunjungi oleh tamu-tamu Sarasehan. Menurutnya, ada sekitar 200 sampai 300 an tamu yang bakal hadir, karena selain istri istri Wali Kota, juga didampingi oleh sejumlah OPD terkait. Serta ada juga sejumlah Wali Kota yang hadir untuk Pramunas APEKSI ke XVII yang akan dipusatkan di jembatan Residen.
“Nah karena yang datang ini paling banyak ibu-ibu, maka biasanya mereka sangat suka ke tempat-tempat yang menampilkan UMKM atau pusat ekonomi lainnya, yang salah satunya adalah pusat kuliner,” katanya.
Untuk itu, dalam menyambut hajatan nasional tersebut Wali Kota berharap ada tampilan khusus dari pedagang di Pandara Kananga yang nantinya memberikan kesan sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan Sarasehan kali ini.
“Kalau memungkinkan, minimal pada saat sarasehan yang kurang lebih tiga hari itu yang berjualan disini pakaiannya bisa seragam dan bertuliskan Sarasehan,” pintanya.
Wali Kota menyebut, sebelum pertemuan ini, dirinya sudah menyampaikan ke Disperkimtan untuk selalu berkomunikasi dengan para pedagang di Pandara Kananga. Dengan tujuan agar semakin hari, penampilan pedagang di Pandara kananga harus lebih baik.
“Karena Pandara Kananga adalah salah satu dari wajah kota. Jadi saya berharap ini selalu dijaga dan selalu dirias. Artinya, penampilan di Pandara Kananga semakin hari harus semakin bagus,” tuturnya berharap.
Wali Kota menyebut, ia juga sudah bertekad bahwa Pandara Kananga harus menjadi pusat kuliner terbaik di Kota Ternate. Sehingga tugas penting dari Disperkimtan selaku OPD yang mengawasi kawasan kuliner ini harus melakukan evaluasi terhadap aktifitas di kawasan ini.
“Sehingga, sampai suatu ketika, Pandara Kananga ini akan terbiasa menjadi bagus tanpa perlu dievaluasi lagi. Saya sudah pernah sampaikan, bahwa pedagang di sini tidak boleh pakai daster,” tegasnya.
Wali Kota mengungkapkan, dirinya juga dipesan oleh BPPW Maluku Utara selaku pihak yang membangun Pandara Kananga agar kawasan ini selalu dijaga. Karena suatu saat, akan ada kunjungan menteri PUPR ke Maluku Utara, dan salah satu lokasi yang akan dikunjungi oleh menteri PUPR adalah Pandara Kananga.
“Untuk itu, saya minta agar Pandara Kananga ini harus dijaga, salah satunya adalah, pohon yang ada harus dijaga. Saya sudah pernah sampaikan bahwa kawasan ini akan kita kemas sedemikian rupa,” tandas Wali Kota.
Wali Kota sendiri juga berharap, agar keindahan Pandara Kananga ini terus dijaga, bahkan dikesempatan itu Wali Kota juga meminta seluruh OPD di Pemkot Ternate untuk memberikan dukungan penuh atas pelaksanaan Sarasehan Istri Istri Wali Kota se-Indonesia tersebut.
“Saya juga meminta ini semua harus di dukung OPD, tidak harus OPD terkait secara langsung tapi semua harus didukung oleh OPD jangan hanya melihat pada tuga langsung, karena ini hajatan nasional, dan penyiapan menuju ke hari pelaksanaan juga sudah kita siapkan. Mudah-mudahan pelaksanaannya dia berjalan lancar,” pintanya.
Kepala Disperkimtan Kota Ternate Muhammad Syafei menegaskan, sudah menjadi harga mati bahwa Pandara Kananga menjadi pusat kuliner yang diandalkan. Syafei juga memastikan, hal-hal yang ditegaskan oleh Wali Kota akan ditindaklanjuti. “Seperti yang diharapkan oleh pak Wali Kota, bahwa dalam menyambut sarasehan, pedagang perlu tampil lebih baik supaya Pandara ini bisa menjadi kebanggaan kita semua,” tandas Syafei.(cim/pn)

