BOBONG – Setelah melewati berbagai tahapan di ibukota Jakarta, upaya Pemkab Pulau Taliabu melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memfasilitasi salah satu bocah berusia 5 tahun penyandang tuna daksa asal dusun Meang, Desa Tubang kecamatan Taliabu Timur yang mengalami cacat fisik sejak lahir akhirnya berbuah manis.
Meliana bocah penyandang tuna daksa yang mendapat fasilitas Pemkab beberapa bulan lalu untuk menjalani pemeriksaan fisik dan pemasangan kaki palsu di Jakarta, kini telah berhasil dan mulai belajar berdiri.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pulau Taliabu, Kuraisia Marsaoly ketika dikonfirmasi mengatakan, upaya pemasangan alat bantu berupa kaki palsu untuk Meliana telah berhasil dipasang, sehingga bocah asal Taliabu Timur itu mulai belajar berdiri sampai akhirnya dapat berjalan sebagaimana manusia normal lainnya.
“Alhamdulillah, pasien Meli sudah belajar berdiri setelah pemasangan kaki palsu,” katanya kepada media ini (18/11/2021). Meliana bocah 5 tahun sejak lahir hanya memiliki 1 kaki, Sementara sebelahnya cacat, akibatnya ia hanya dapat merangkak dalam aktifitas kesehariannya.
Meliana adalah anak ketiga dari pasutri Melianus Lasi dan Mendiang Dorince Tomhisa, menempati gubuk di dusun Meang desa Tubang Kecamatan Taliabu Timur. Dengan kondisi ekonomi yang terbatas, Meliana akhirnya mendapatkan perhatian Pemkab sejak Agustus lalu.Meliana kini bisa tersenyum, setelah dilakukan pemasangan alat bantu di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.(bro)

