TERNATE — Badan Pengelolaan Pendapatan dan Retribusi Daerah (BP2RD) memproyeksikan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menembus angka Rp170 miliaran pada tahun anggaran 2027 mendatang.
Proyeksi ini disampaikan dalam rapat DPRD Kota Ternate terkait pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) bersama BP2RD.
Kepala BP2RD Kota Ternate Mochtar Hasim mengatakan, untuk menopang target pencapaian penerimaan daerah tersebut, BP2RD memfokuskan program kerja tahun depan pada pembaruan dan perbaikan basis data potensi daerah. Dua program utama yang menjadi fokus Bapenda adalah pelaksanaan Sensus Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta perbaikan Zona Nilai Tanah (ZNT).
Mochtar menjelaskan, keakuratan data menjadi kunci utama optimalisasi penerimaan pajak daerah tanpa memberatkan masyarakat.
“Program tahun depan kita memfokuskan untuk pembaruan data, terutama sensus PBB maupun perbaikan Zona Nilai Tanah (ZNT). Langkah ini penting agar basis perhitungan pajak daerah merefleksikan kondisi riil di lapangan,” ungkapnya, usai pembahasan KUA-PPAS 2027 pada Kamis (6/8/2026).
Melalui perbaikan ZNT dan sensus PBB, pihaknya menargetkan pendataan objek pajak baru serta pemutakhiran Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sesuai perkembangan wilayah.*
Editor : Hasim Ilyas
