TIDORE – Peristiwa kebakaran yang menimpa salah satu rumah warga, Sarifa Jumati (72). bertempat di Kelurahan Rum, Kecamatan Tidore Utara, tepatnya di RT 01 RW 01 pada Senin, (14/2/22) sore.
Mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan. Dengan adanya musibah tersebut, Wakil Walikota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, kemudian memerintahkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tidore Kepulauan untuk bergerak cepat membantu mengurangi beban nenek Sarifa jumati, akibat rumahnya dilahap sijago merah.
Menindaklanjuti hal tersebut, BPBD Kota Tidore Kepulauan, dibawah pimpinan, Muhammad Abubakar selaku Kepala Pelaksana (Kalaksa), kemudian menerjunkan tim, untuk menginventarisir sejumlah kerusakan yang dialami rumah korban.
“Kebutulan karena saat kebakaran saya juga berada di lokasi kejadian, sehingga saya sudah perintahkan tim saya untuk menginventarisir kerusakan yang dialami,” ungkapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa, (15/2/22).
Dari hasil Inventarisir itu, BPBD kemudian menyiapkan skema untuk menyalurkan bantuan. Sehingga nantinya, BPBD Kota Tikep akan membantu sebagian kerusakan yang dialami rumah korban dalam bentuk barang, seperti seng sebanyak 150 lembar dan kayu sebanyak 3 kubik.
“Untuk bantuannya sudah kami siapkan sehingga sehari dua itu sudah bisa disalurkan, total anggaran yang disiapkan itu senilai Rp. 27 juta,” tuturnya.
Sementara terkait dengan kebutuhan lainnya, seperti peralatan dapur dan tempat tidur (kasur), beserta persediaan sandang dan pangan nantinya akan dibantu oleh Dinas Sosial Kota Tidore Kepulauan.
“Tadi saya sudah koordinasikan ke Dinas Sosial, dan rencananya hari ini (kemarin). Itu meraka sudah mulai menyalurkan bantuan ke rumah korban,” tuturnya.
Apakah peristiwa kebakaran itu menelan korban jiwa.? Ditanya demikian, Kalak mengaku dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Sementara sumber dari kebakaran tersebut, ia belum dapat memastikan asalnya dari mana.
“Di dalam rumah itu hanya ada dua orang, Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. untuk sumber kebakaran, saya belum bisa pastikan asalnya dari mana,” tambahnya. (ute)

