DARUBA – Dua desa di Kecamatan Morotai Jaya yakni Desa Cempaka dan Libano hingga kini belum juga menikmati aliran listrik PLN.
Bertahun-tahun warga setempat hanya bisa mengandalkan genset untuk penerangan. Ada juga yang masih bertahan dengan lampu tradisional.
Namun, dalam waktu dekat warga di dua desa tersebut akan tersenyum lebar. Pasalnya, di bulan ini juga Perusahan Listrik Negara (PLN) akan memasukan jaringan listrik ke dua desa tersebut.
Ini dikatakan langsung oleh Manager PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Daruba, Rahmad, kepada wartawan, Senin (9/5/2022). “Untuk pekerjaan fisik sudah sekitar 96 persen, sisa finishing dan pembersihan ROW jaringannya. Untuk pengoperasiannya masih tunggu commissioning test dan surat laik operasinya keluar. Estimasi kuartal ke-3 tahun ini mudah-mudahan sudah bisa beroperasi,” jelas Rahmad.
Rahmad mengakui, dari 88 desa di Morotai hanya tersisa dua desa itu yang belum menikmati listrik PLN.
“Kalau dua desa itu sudah bisa di aliri berarti untuk Kabupaten Pulau Morotai sudah 100 persen desanya teraliri listrik,” katanya.
Perlu diketahui, untuk tiga desa kepulauan seperti Kolorai, Galo-Galo dan Ngele-Ngele Besar juga sudah memiliki Pembangkit Listrik Tenaga Disel (PLTD) sejak tahun 2018-2019. Begitu juga lima desa di Kecamatan Pulau Rao, yang sudah menikmati listrik sejak tahun 2016 silam. (fay)

