Sementara beberapa isu strategis dan permasalahan pembangunan yang masih dihadapi masyarakat dan pemerintah daerah kabupaten pulau Taliabu saat ini dipetakan atas tiga hal yang dianggap krusial, yakni meningkatnya tuntutan masyarakat untuk pemenuhan pelayanan kebutuhan dasar, belum optimalnya pemanfaatan potensi unggulan daerah; dan banyaknya masyarakat miskin ekstrem yang memerlukan penanganan.
Berdasarkan ketiga isu strategis daerah yang berpedoman pada RPJMD Kabupaten Pulau Taliabu tahun 2021- 2026 serta rancangan tema pembangunan nasional dan tema pembangunan Provinsi Maluku Utara, maka pembangunan tahun 2024 yang diusung Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu Saat ini adalah “mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penanggulangan kemiskinan melalui penguatan daya saing ekonomi masyarakat yang inovatif”.
Melalui tema pembangunan dimaksud, menurut Bupati Aliong, menuntut pemerintah daerah untuk lebih fokus pada 5 prioritas pembangunan tahun 2024 yang harus dilaksanakan sesuai tupoksi di tingkat OPD.
Pertama, lanjut ketua DPD II Partai Golkar itu adalah, pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan cakupan akses dan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan;
Kedua, pembangunan infrastruktur dasar untuk transportasi dan permukiman; Ketiga, peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan sektor pertanian, pariwisata dan UMKM. Keempat, pengentasan kemiskinan ekstrem. Kelima, pelestarian lingkungan hidup dan ketahanan bencana; dan Kelima adalah peningkatan kualitas pelayanan publik yang lebih inovatif,
Kegiatan Musrenbang yang digelar Bappeda Kabupaten Pulau Taliabu dilanjutkan pada Rabu (15/03/2023) hari ini di aula kantor Bupati setempat. (bro/adv)
