“ Al-Qur’an juga menggambarkan falsafah, kisah, dan sumber pengaturan sebagai pelajaran, nasihat, dan kecerdasan bagi umat manusia,” lanjutnya.
Ikram juga menambahkan, keindahan bahasa Al-Qur’an mampu menjadi obat yang meneduhkan batin bagi siapa saja yang meresapinya. “ Saya juga mengingatkan bahwa tanggung jawab umat beriman yang dianugerahi akal untuk tidak hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga menghafal, menghayati, dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tuturnya.
Untuk itu dirinya berharap pelaksanaan MTQ Ke-XI ini tidak sekadar menjadi ajang perlombaan musiman, melainkan menjadi media strategis untuk melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an (hafiz/hafizah) yang berkualitas tinggi dari Halteng. “ Melalui berbagai cabang lomba yang diadakan, kita ingin mendapatkan anak-anak kita yang memiliki prestasi terbaik,” akunya.
“ Mereka yang terpilih nantinya akan mewakili Kabupaten Halmahera Tengah di tingkat Provinsi Maluku Utara, dan insya Allah akan terus melaju sampai ke tingkat Nasional,” tambahnya. (udy)
